Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.764
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Guardiola marah dianggap tidak serius hadapi Piala FA.
Pelatih Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola.(AFP/INA FASSBENDER)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menyangkal penyebab timnya tersingkir dari semifinal Piala FA karena kurang memperhatikan bola.
Peluang City meraih quardruple (empat trofi) pupus setelah dikalahkan Chelsea 0-1 pada Minggu melalui gol Hakim Ziyech.
City tersingkir dari Piala FA kurang dari 72 jam setelah melaju ke semifinal Liga Champions dengan menang agregat 4-2 atas Borussia Dortmund.
"Apa yg dapat saya katakan? Kami memiliki dua setengah hari untuk pulih & bermain lawatan serta harus mengerjakan perjalanan, kami berada di kereta selama tiga jam & kami dihentikan satu jam," mengatakan Guardiola kepada wartawan usai pertandingan seperti dikutip Goal pada Minggu.
"Semua orang berhak untuk bermain, jangan katakan kami tidak memperhatikan, ketika regu ini mencapai empat final berturut-turut pada Piala Carabao. Katakan saja kami kalah dalam pertandingan & ketika kami kalah dalam pertandingan keputusannya buruk, tetapi itu alasan buruk."
Baca juga: Hakim Ziyech bawa Chelsea lewati City menuju final Piala FA
"Anda tidak dapat mencapai semifinal Piala FA atau final Piala Carabao empat tahun berturut-turut ketika kami tidak memperhatikan," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
"Katakan sebelum pertandingan bahwa Pep tidak memperhatikan atau para pemain juga demikian, tetapi jangan katakan setelahnya cuma karena kami kalah. Orang-orang ini bertarung dalam setiap pertandingan yg belum pernah saya lihat sebelumnya. Sekarang kami tidak memperhatikan?"
"Kami sangat menghormati Piala FA, kami datang ke sini untuk menang & lain kali beri tahu saya siapa yg mengatakan itu. Apakah menurut Anda (Raheem) Sterling, atau Gabriel (Jesus), atau Ferran (Torres) tidak pantas bermain? Bilang."
Meski kehilangan satu trofi, Manchester City masih berpeluang merebut tiga trofi pada akhir musim 2020-2021.
Baca juga: Singkirkan City, Thomas Tuchel sangat bangga dengan pemain Chelsea
Berita diatas dikutip dari internet, jika Guardiola marah dianggap tidak serius hadapi Piala FA adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola.(AFP/INA FASSBENDER)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menyangkal penyebab timnya tersingkir dari semifinal Piala FA karena kurang memperhatikan bola.
Peluang City meraih quardruple (empat trofi) pupus setelah dikalahkan Chelsea 0-1 pada Minggu melalui gol Hakim Ziyech.
City tersingkir dari Piala FA kurang dari 72 jam setelah melaju ke semifinal Liga Champions dengan menang agregat 4-2 atas Borussia Dortmund.
"Apa yg dapat saya katakan? Kami memiliki dua setengah hari untuk pulih & bermain lawatan serta harus mengerjakan perjalanan, kami berada di kereta selama tiga jam & kami dihentikan satu jam," mengatakan Guardiola kepada wartawan usai pertandingan seperti dikutip Goal pada Minggu.
"Semua orang berhak untuk bermain, jangan katakan kami tidak memperhatikan, ketika regu ini mencapai empat final berturut-turut pada Piala Carabao. Katakan saja kami kalah dalam pertandingan & ketika kami kalah dalam pertandingan keputusannya buruk, tetapi itu alasan buruk."
Baca juga: Hakim Ziyech bawa Chelsea lewati City menuju final Piala FA
"Anda tidak dapat mencapai semifinal Piala FA atau final Piala Carabao empat tahun berturut-turut ketika kami tidak memperhatikan," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
"Katakan sebelum pertandingan bahwa Pep tidak memperhatikan atau para pemain juga demikian, tetapi jangan katakan setelahnya cuma karena kami kalah. Orang-orang ini bertarung dalam setiap pertandingan yg belum pernah saya lihat sebelumnya. Sekarang kami tidak memperhatikan?"
"Kami sangat menghormati Piala FA, kami datang ke sini untuk menang & lain kali beri tahu saya siapa yg mengatakan itu. Apakah menurut Anda (Raheem) Sterling, atau Gabriel (Jesus), atau Ferran (Torres) tidak pantas bermain? Bilang."
Meski kehilangan satu trofi, Manchester City masih berpeluang merebut tiga trofi pada akhir musim 2020-2021.
Baca juga: Singkirkan City, Thomas Tuchel sangat bangga dengan pemain Chelsea
Berita diatas dikutip dari internet, jika Guardiola marah dianggap tidak serius hadapi Piala FA adalah spam, mohon beritahu kami.