• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Grebeg Sudiro, Perayaan Imlek Khas Solo

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
7017042_20240209104559.png


Pernahnggak terpikir untuk merayakan tahun baru Imlek di kota yg kental dengan budaya Jawa? Kalau anda harap mendapatkan pengalaman seremoni Imlek yg berbeda, coba deh datang ke gelaran Grebeg Sudiro di kota Solo, Jawa Tengah.

Hadir dalam balutan budaya Tionghoa & Jawa, gelaran Grebeg Sudiro jadi contoh nyata akulturasi budaya di Indonesia. Saking uniknya, banyak wisatawan yg berbondong-bondong ke Solo cuma buat nyaksiin langsung rangkaian acara seremoni Imlek yg meriah tersebut.

Fakta tentang Grebeg Sudiro, Perayaan Imlek khas Solo

Sejarah Grebeg Sudiro

Grebeg Sudiro dapat dibilang sebagai tradisi baru yg usianya bahkan belum 20 tahun. Meski begitu cikal-bakalnya sudah aja sejak lebih dari seratus tahun lalu.

Di masa lampau, masyarakat Tionghoa di Solo mengenal tradisiBuk Teko untuk menyambut tahun baru Imlek. Tradisi semacam syukuran ini sudah berlangsung sejak Susuhunan Pakubuwono X berkuasa (1893-1939).

Baru di tahun 2007, warga Kelurahan Sudiroprajan menggelar Grebeg Sudiro untuk perdana kalinya. Sudiroprajan diketahui sebagai pecinan Kota Solo & jadi pemukiman masyarakat keturunan Tionghoa sejak lama.

Mulai dari acara yg cuma dibuat di tingkat kampung, Grebeg Sudiro mulai bekerjasama dengan kelenteng di tahun berikutnya. Lambat laun acara ini kian semarak hingga jadi agenda tahunan pariwisata tanah air.

Nama Grebeg Sudiro sendiri diambil dari dua kata, yaitugrebeg yg sering dimaknai sebagai iring-iringan atau seremoni dansudiro yg merujuk pada letak perdana kali acara ini digelar, yakni Sudiroprajan.

Akulturasi budaya Tionghoa & Jawa

Diselenggarakan di kawasan pecinan dalam rangka memeriahkan Imlek, acara ini punya nuansa Jawa yg kental. Belakangan, Grebeg Sudiro diselenggarakan dalam beberapa hari & dikemas dengan meriah.

Biasanya rangkaian Grebeg Sudiro diawali denganUmbul Mantram. Warga akan mengerjakan kirab atau iring-iringan berkeliling Kelurahan Sudiroprajan hingga Pasar Gedhe mengpakai pakaian tradisional khas Jawa.

Oh iya, gunungan iring-iringannya punnggak kalah unik, gan. Bukan cuma sebatas pada hasil bumi, tetapi juga gunungan yg terdiri dari susunan kue keranjang.

Usai berkeliling, warga lintas agama ini akan berdoa bersama sebagai wujud syukur sekaligus asa atas berkah & keselamatan.

Setelahnya, gunungan dibawa saat kirab budaya untuk dinikmati oleh warga yg hadir. Meski harus rebutan, momen ini justru jadi salah satu puncak kuatnya rasa kebersamaan & persaudaraan.

Jadwal Grebeg Sudiro 2024

Rangkaian acara Grebeg Sudiro 2024 diselenggarakan hampir selama satu bulan, mulai dari 27 Januari hingga 22 Februari 2024. Seperti yg sudah dijelaskan, acara dibuka dengan prosesiUmbul Mantrampada 27 Januari 2024 lalu.

SetelahUmbul Mantramyang merupakan acara sakral, rangkaian dilanjutkan dengan karnaval budaya. Karnaval ini melibatkan kontingen dari daerah lain.

Wahkebayang serunya iring-iringan barongsai & liong berpadu dengan reog dari Ponorogo, barongan dari Blora hingga kuda lumping dari tanah sunda. Meriahbanget, gan!

Grebeg Sudiro 2024 juga dimeriahkan dengan Bazar Potensi & wahana Perahu Wisata yg dapat agan jajal mulai dari 28 Januari hingga 10 Februari 2024. Rangkaian acara ini ditutup dengan eksibisi musik bertajukHeritage & Harmony Music pada 22 Februari 2024.

sumber
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.