Nemesis
IndoForum Activist E
- No. Urut
- 55724
- Sejak
- 26 Okt 2008
- Pesan
- 9.732
- Nilai reaksi
- 503
- Poin
- 113
Biasanya jika ingin membangunkan seseorang kita cukup menepak bagian tubuhnya atau memanggilnya dengan suara agak keras. Jika masih belum bangun kita sering menggoyang-goyangkan tubuhnya. Namun, nampaknya cara ini tidak digunakan oleh prajurit Angkatan Darat Korea Selatan (Korsel), Dua Hwang. Dia memiliki cara sendiri untuk membangunkan teman-temannya.
Bayangkan saja untuk membangunkan 22 temannya yang tertidur lelap di barak, Ia melemparkan granat curiannya ke barak tersebut. Alhasil, teman-temannya tidak hanya terbangun melainkan lima temannya mengalami cedera bahkan ada satu yang mengalami luka serius.
Maksud hati ingin bercanda karena melihat 22 temannya tertidur lelap, namun candaannya tersebut malah membuatnya ditahan. Kejadian ini mungkin dipengaruhi oleh sulitnya beradaptasi dengan kehidupan militer. Maklum saja di Korea, semua pria dewasa harus mengikuti wajib militer selama dua tahun. Pada bulan Juli lalu, Hwang masuk dinas wajib militer dan bertugas di pos penjagaan Cheolown, Seoul, Korsel.
Bayangkan saja untuk membangunkan 22 temannya yang tertidur lelap di barak, Ia melemparkan granat curiannya ke barak tersebut. Alhasil, teman-temannya tidak hanya terbangun melainkan lima temannya mengalami cedera bahkan ada satu yang mengalami luka serius.
Maksud hati ingin bercanda karena melihat 22 temannya tertidur lelap, namun candaannya tersebut malah membuatnya ditahan. Kejadian ini mungkin dipengaruhi oleh sulitnya beradaptasi dengan kehidupan militer. Maklum saja di Korea, semua pria dewasa harus mengikuti wajib militer selama dua tahun. Pada bulan Juli lalu, Hwang masuk dinas wajib militer dan bertugas di pos penjagaan Cheolown, Seoul, Korsel.
