• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Google Ancam Cabut dari Australia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Google Ancam Cabut dari Australia



Google mengancam akan menutup operasi mesin pencarinya dari Australia bila pemerintah Australia menciptakan aturan mengharuskan perusahaan membayar pada perusahaan media.

Australia sedang menggodok RUU yg menekankan perusahaan teknologi seperti Google, Facebook wajib membayar royalti kepada perusahaan media untuk konten berita mereka yg tayang di Google.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu berpendapat, undang-undang teknologi Australia memberatkan perusahaannya. Google cukup keras menanggapi undang-undang teknologi Australia.

Direktur pelaksana Google Australia & Selandia Baru, Mel Silva, mengatakan kepada Senat tentang RUU tersebut tidak dapat dipertahankan oleh Google & perusahaan siap keluar dari Australia.

"Jika ini jadi undang-undang, itu tidak akan memberi kami opsi selain menghentikan mesin pencarian Google dari Australia," ujar Silva kepada para senator mengutip AP, Jumat (22/1).

"Dan itu akan jadi catatan yg buruk tidak cuma bagi kami, tetapi juga bagi masyarakat Australia, keragaman media, & bisnis kecil yg mengpakai produk kami setiap hari," ucap Silva kemudian.

Ini merupakan perdana kalinya Google mengancam akan hengkang dari Australia. Bila ini terjadi akan merugikan masyarakat yg membaca berita dari Google.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison enggan menanggapi lebih jauh ancaman Google.

"Australia menciptakan aturan untuk hal-hal yg dapat Anda lakukan di Australia. Itu dilakukan di Parlemen kami. Itu dilakukan oleh pemerintah kami. Dan begitulah cara kerja di sini di Australia," mengatakan Morrison kepada wartawan di Brisbane.

Selain Google, Facebook juga menentang aturan untuk perusahaan teknologi di Australia. Facebook mengancam akan menghapus tautan berita dari situsnya di Australia. Wakil presiden Facebook, Simon Milner, mengatakan aturan tersebut tidak akan dapat diterapkan.

LINK VIDEO​


Hari ini 13:04
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.