Jumlah pemilih golongan putih atau yang tidak menggunakan hak pilih pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta pada 2012 menurun 3,1 persen. Pada putaran pertama Pilkada DKI yang dihelat 11 Juli lalu, jumlah pemilih golput mencapai 36,3 persen.
Namun, pemilih golput turun menjadi 33,2 persen pada putaran kedua Pilkada DKI, 20 September. Demikian data Komisi Pemilihan Umum KPU DKI, yang dirilis hari ini.
Jumlah pemilih golput tertinggi terdapat di Jakarta Timur. Berdasarkan DPT putaran kedua di Jakarta Timur, jumlah pemilih sebanyak 1.999.040 orang.
Namun, warga yang memberikan hak suara sebanyak 1.328.944 pemilih. Atau sekitar 670.096 warga yang tidak memberikan hak pilih pada putaran kedua Pilkada DKI. Disusul posisi kedua golput tertinggi terjadi di Jakarta Selatan dengan angka golput mencapai 512.286 orang.
Jumlah DPT di Jakarta Selatan sebanyak 1.512.913 orang. Namun, warga yang menggunakan hak pilih mencapai 1.000.627 orang.
Golput Putaran Kedua Pilkada DKI Menurun - IYAA.com
Namun, pemilih golput turun menjadi 33,2 persen pada putaran kedua Pilkada DKI, 20 September. Demikian data Komisi Pemilihan Umum KPU DKI, yang dirilis hari ini.
Jumlah pemilih golput tertinggi terdapat di Jakarta Timur. Berdasarkan DPT putaran kedua di Jakarta Timur, jumlah pemilih sebanyak 1.999.040 orang.
Namun, warga yang memberikan hak suara sebanyak 1.328.944 pemilih. Atau sekitar 670.096 warga yang tidak memberikan hak pilih pada putaran kedua Pilkada DKI. Disusul posisi kedua golput tertinggi terjadi di Jakarta Selatan dengan angka golput mencapai 512.286 orang.
Jumlah DPT di Jakarta Selatan sebanyak 1.512.913 orang. Namun, warga yang menggunakan hak pilih mencapai 1.000.627 orang.
Golput Putaran Kedua Pilkada DKI Menurun - IYAA.com