• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Golkar Merapat ke Prabowo-Hatta, Pasar "Waswas"

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Partai Golkar secara resmi telah memutuskan merapat ke pasangan Prabowo-Hatta. Menurut Wellian Wiranto, ekonom oci beci bunk, merapatnya partai tersebut ke pasangan Prabowo-Hatta akan membuat pasar "waswas".

"Ekspektasi pasar kepada Jokowi sejak awal untuk jadi the next president kan tinggi. Namun, setelah Golkar merapat ke Prabowo, pasar akan 'waswas'," ujar Wellian Wiranto, di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Kekhawatiran pasar tersebut didasarkan pada minimnya dukungan parlemen atas pemerintahan Jokowi-JK kelak sehingga kebijakan pemerintah rentan untuk "digoyang".

Sebagaimana diketahui, dengan merapatnya Golkar ke kubu Prabowo-Hatta, pasangan tersebut memperoleh dukungan 48,93 persen suara atau 292 kursi DPR.

Prabowo-Hatta didukung oleh lima parpol yang lolos ke DPR, yakni Partai Gerindra (11,81 persen, 73 kursi DPR), Partai Golkar (14,75 persen, 91 kursi DPR), PAN (7,59 persen, 49 kursi DPR), PPP (6,53 persen, 39 kursi DPR), dan PKS (6,79 persen, 40 kursi DPR). Partai Bulan Bintang juga memberikan dukungan terhadap Prabowo-Hatta. Namun, parpol itu tidak lolos ke DPR lantaran hanya memperoleh 1,46 persen suara.

Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat dukungan 39,97 persen suara atau 207 kursi DPR, yaitu dari PDI Perjuangan (18,95 persen suara pemilu legislatif, 109 kursi DPR), Partai Nasdem (6,72 persen, 35 kursi DPR), PKB (9,04 persen, 47 kursi DPR), dan Partai Hanura (5,26 persen, 16 kursi DPR).

Wellian menjelaskan, ekspektasi pasar pada dasarnya memang lebih condong ke Jokowi untuk menjadi presiden selanjutnya. Menurut dia, jalan Jokowi menjadi RI-1 saat ini tidak mudah dan berliku-liku. "Tetapi, karena ada liku-liku, pasar juga 'waswas', dan akan 'waswas' beberapa bulan ke depan," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.