yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Perkembangan ekonomi di Benua Eropa tampaknya bakal kembali menekan bursa global awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ancang-ancang untuk melorot lagi, Senin (23/7/2012).
Pada penutupan perdagangan pekan lalu, Indeks Dow Jones jatuh 120,79 poin (0,93 persen) ke level 12.822,57. Indeks S&P 500 melempem 13,85 poin (1,01 persen) ke level 1.362,66 dan Indeks Komposit Nasdaq terhempas 40,60 poin (1,37 persen) ke level 2.925,30.
Kabar perlunya danang talangan untuk Spanyol mengikis reli bursa Wallstreet dalam tiga perdagangan sebelumnya. IHSG pun menutup pekan lalu dengan penurunan.
Indeks ditutup turun 14 poin (-0,36 persen) ke level 4,081.20 dengan jumlah transaksi sebanyak 5,78 juta lot atau setara Rp 3,95 triliun. Tercatat sebanyak 95 saham menguat, 139 saham melemah, 89 saham tidak mengalami perubahan dan 135 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 142.02 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BMRI, SMGR, TLKM, ITMG, dan BBCA.
Riset eTrading Securities menyatakan tekanan kembali mendatangi IHSG. Melihat tekanan yang ada dan gagalnya IHSG menembus resistance 4.090 maka besar peluang IHSG akan menuju 4.040.
MACD tampak melemah namun masih di area positif, hal ini memberikan sinyal yang masih positif pada IHSG.
Pada perdagangan Senin ini diperkirakan IHSG akan mengalami sentimen bervariasi dengan kecenderungan negatif dengan support di 4.040 dan resistance di area 4.090. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah BBRI, BRNA, SMGR, dan CPIN.
Pada penutupan perdagangan pekan lalu, Indeks Dow Jones jatuh 120,79 poin (0,93 persen) ke level 12.822,57. Indeks S&P 500 melempem 13,85 poin (1,01 persen) ke level 1.362,66 dan Indeks Komposit Nasdaq terhempas 40,60 poin (1,37 persen) ke level 2.925,30.
Kabar perlunya danang talangan untuk Spanyol mengikis reli bursa Wallstreet dalam tiga perdagangan sebelumnya. IHSG pun menutup pekan lalu dengan penurunan.
Indeks ditutup turun 14 poin (-0,36 persen) ke level 4,081.20 dengan jumlah transaksi sebanyak 5,78 juta lot atau setara Rp 3,95 triliun. Tercatat sebanyak 95 saham menguat, 139 saham melemah, 89 saham tidak mengalami perubahan dan 135 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 142.02 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BMRI, SMGR, TLKM, ITMG, dan BBCA.
Riset eTrading Securities menyatakan tekanan kembali mendatangi IHSG. Melihat tekanan yang ada dan gagalnya IHSG menembus resistance 4.090 maka besar peluang IHSG akan menuju 4.040.
MACD tampak melemah namun masih di area positif, hal ini memberikan sinyal yang masih positif pada IHSG.
Pada perdagangan Senin ini diperkirakan IHSG akan mengalami sentimen bervariasi dengan kecenderungan negatif dengan support di 4.040 dan resistance di area 4.090. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah BBRI, BRNA, SMGR, dan CPIN.