Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Permisi agan agan semua yg masih loyal ngekaskus. Selamat datang di trit ane. Ane mohon ijin harap menuliskan pengalaman ane sebagai guru di salah satu sekolah menengah atas di jkt yg menjalani mengajar online dari rumah. Selamat membaca gan
Quote:
Sekolah, tempat anak mendapatkan pendidikan & ilmu. Tempat anak diperkenalkan yg namanya pergaulan. Sekolah yg setiap hari belajarnya sering ramai, sekarang pada saat pandemi ini berubah seperti gedung akbar kosong tanpa penghuni.
Quote:
Ketika mengetahui ada peraturan dari pemerintah siswa diwajibkan belajar dari rumah, guru harus memikirkan bagaimana caranya supaya tujuan pendidikan & materi ajar dapat dihinggakan kepada siswa di tengah pandemi seperti ini.
Nah cara terbaik untuk belajar dari rumah adalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik itu dengan menpakai E Learning sekolah, WAG, Google Class Room, Zoom, Google Meet dsb. Jadi selain menyiapkan metode ajar, materi ajar & segala pelengkapnya seorang guru harus siap untuk belajar mengpakai hal hal yg serba online yg sudah disebutkan di atas. Jadi dapat dibayangkan betapa "gurihnya" tanggung jawab seorang guru dalam menjalankan tugasnya ditengah pandemi seperti sekarang ini.
Nah cara terbaik untuk belajar dari rumah adalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik itu dengan menpakai E Learning sekolah, WAG, Google Class Room, Zoom, Google Meet dsb. Jadi selain menyiapkan metode ajar, materi ajar & segala pelengkapnya seorang guru harus siap untuk belajar mengpakai hal hal yg serba online yg sudah disebutkan di atas. Jadi dapat dibayangkan betapa "gurihnya" tanggung jawab seorang guru dalam menjalankan tugasnya ditengah pandemi seperti sekarang ini.
Quote:
Wfh ala guru ini bukanlah wfh seperti biasa yg cuma menghadapi layaknya job kantor pada umumnya (tidak lepas dari MS Office & meeting). Nah wfh ala guru ini adalah mengajar secara online yg merupakan hal baru & tidak biasa dilakukan. Karena guru guru yg ada di sekolah adalah lulusan yg siap menjalankan tugas mengajar di sekolah formal. Ini adalah tantangan yg harus dihadapi & ditaklukan.
Selain harus membiasakan mengajar online ada kelemahan belajar dari rumah & kelakuan siswa yg kadang menciptakan guru jadi sangat tabah. Dibawah ini ane rangkum poin poinnya:
Selain harus membiasakan mengajar online ada kelemahan belajar dari rumah & kelakuan siswa yg kadang menciptakan guru jadi sangat tabah. Dibawah ini ane rangkum poin poinnya:
Spoiler for Satu:
Quote:
Tidak semua siswa punya smartphone & laptop
Ya ini benar. Tidak semua siswa punya gadget pendukung belajar dari rumah apalagi siswa yg keadaan ekonominya masih kesulitan.
Ya ini benar. Tidak semua siswa punya gadget pendukung belajar dari rumah apalagi siswa yg keadaan ekonominya masih kesulitan.
Spoiler for Dua:
Quote:
Tidak semua siswa memiliki kuota internet yg mencukupi
Kuota jadi kendala selanjutnya, karena harga kuota tidak dapat dibilang murah. Semoga saja ada subsidi kuota dari pemerintah yg diberikan kepada siswa yg masih kesulitan membeli kuota.
Kuota jadi kendala selanjutnya, karena harga kuota tidak dapat dibilang murah. Semoga saja ada subsidi kuota dari pemerintah yg diberikan kepada siswa yg masih kesulitan membeli kuota.
Spoiler for Tiga:
Quote:
Tidak semua siswa siap mengikuti kegiatan belajar dari rumah
Siswa yg biasanya belajar setiap hari di dalam ruang kelas setelah menggilanya pandemi harus menyesuaikan dirinya untuk belajar dari rumah. Hal ini merupakan tantangan berat bagi siswa karena menyangkut antusias belajar.
Dan terbukti antusias belajar siswa merosot tidak seperti sekolah formal. Ditambah keadaan & keadaan di rumah masing masing siswa tidak sering kondusif seperti di dalam kelas.
Siswa yg biasanya belajar setiap hari di dalam ruang kelas setelah menggilanya pandemi harus menyesuaikan dirinya untuk belajar dari rumah. Hal ini merupakan tantangan berat bagi siswa karena menyangkut antusias belajar.
Dan terbukti antusias belajar siswa merosot tidak seperti sekolah formal. Ditambah keadaan & keadaan di rumah masing masing siswa tidak sering kondusif seperti di dalam kelas.
Spoiler for Empat:
Quote:
Praktik siswa cuma absen kemudian hilang selama jam pelajaran
Nah ini adalah masalah yg muncul ketika belajar formal di ruang kelas kemudian diganti jadi belajar online dari rumah. Praktik seperti ini sulit untuk diatasi karena dapat saja si oknum cuma absen saja kemudian tidak mengikuti arahan guru & meninggalkan tugasnya. Karena pembelajaran seperti e learning, google classroom & wag tidak menampilkan video grup chat secara real time. Jika dipaksakan mengpakai video grup chat seperti zoom, google meet & line malah menimbulkan masalah baru yaitu kuota jadi cepat habis
Nah ini adalah masalah yg muncul ketika belajar formal di ruang kelas kemudian diganti jadi belajar online dari rumah. Praktik seperti ini sulit untuk diatasi karena dapat saja si oknum cuma absen saja kemudian tidak mengikuti arahan guru & meninggalkan tugasnya. Karena pembelajaran seperti e learning, google classroom & wag tidak menampilkan video grup chat secara real time. Jika dipaksakan mengpakai video grup chat seperti zoom, google meet & line malah menimbulkan masalah baru yaitu kuota jadi cepat habis
Spoiler for Lima:
Quote:
Siswa tidak jujur dalam belajar online
Ane menemukan ada beberapa siswa yg tidak jujur dalam belajar online. Jadi yg ikut belajar online itu bukan si siswa tetapi orang lain, dapat saja kakaknya bahkan orang tuanya. Padahal tindakan ini merugikan dirinya sendiri karena dapat ketinggalan materi dari temannya
Ane menemukan ada beberapa siswa yg tidak jujur dalam belajar online. Jadi yg ikut belajar online itu bukan si siswa tetapi orang lain, dapat saja kakaknya bahkan orang tuanya. Padahal tindakan ini merugikan dirinya sendiri karena dapat ketinggalan materi dari temannya
Spoiler for Enam:
Quote:
Siswa yg bertingkah seenaknya sendiri
Jika barusan ada siswa yg ikut belajar online cuma absen doang kemudian hilang & siswa yg tidak jujur dalam belajar online, ada lagi model siswa yg lebih parah yaitu siswa yg seenaknya sendiri. Hal ini ane kira beberapa faktor penyebabnya. Salah satunya peran orang tua siswa di rumah tidak maksimal & tidak tepat dalam memberi asuhan kepada anaknya. Jadi siswa mempunyai mindset sendiri bahwa belajar dari rumah gak penting, gak guna dll. Dan siswa ini milih untuk bolos dari belajar online.
Nah segitu saja yg dapat ane tuliskan ya gan. Semoga keadaan pademi ini segera berakhir supaya semua aspek kehidupan berjalan normal.
Ane mengucapkan terimakasih kepada agan agan yg sudah membaca.
Dipersilahkan untuk menuliskan pendapat & pengalamannya (jika ada)
Sekian dari ane gan nuhun
Hari ini 15:55Jika barusan ada siswa yg ikut belajar online cuma absen doang kemudian hilang & siswa yg tidak jujur dalam belajar online, ada lagi model siswa yg lebih parah yaitu siswa yg seenaknya sendiri. Hal ini ane kira beberapa faktor penyebabnya. Salah satunya peran orang tua siswa di rumah tidak maksimal & tidak tepat dalam memberi asuhan kepada anaknya. Jadi siswa mempunyai mindset sendiri bahwa belajar dari rumah gak penting, gak guna dll. Dan siswa ini milih untuk bolos dari belajar online.
Nah segitu saja yg dapat ane tuliskan ya gan. Semoga keadaan pademi ini segera berakhir supaya semua aspek kehidupan berjalan normal.
Ane mengucapkan terimakasih kepada agan agan yg sudah membaca.
Dipersilahkan untuk menuliskan pendapat & pengalamannya (jika ada)
Sekian dari ane gan nuhun