yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Anda punya bakat berakting dan ingin lebih fleksibel, atau tidak mau repot-repot bolak balik mengikuti audisi pencarian bakat? Jangan khawatir, jasa layanin kursus bakat telah dikembangkan oleh start up GiliranMukeLoe.com.
Portal ini memberikan kemudahan. Pengguna sebelumnya diwajibkan gabung menjadi member di layanin ini. Setelah menjadi anggota, pengguna cukup mengirimkan contoh video aktingnya ke server portal ini.
"Tinggal upload saja, nanti video akan direview, dibahas dan dikomentari oleh sutradara, sineas, produser film ataupun pegiat PH," kata Hasto, crew GiliranMukeLoe di sela-sela SocMed Fest 2012 di Gelanggang Renang Senayan, Jakarta, Sabtu 13 Oktober 2012.
Platform layanin yang dikembangkan ini layaknya jejaring sosial Facebook, karena setiap video akan terkomentari. Terdapat dua pilihan keanggotaan yaitu reguler ataupun premium.
Jika anggota premium, pengguna akan diberikan kesempatan mengirimkan beberapa video. Sedangkan pengguna kategori reguler, hanya diberikan kesempatan mengirimkan satu video saja. "Biasanya yang ingin sekali (nampang di film layar lebar), rajin kirim video. Mereka kan tidak puas setelah dikomentari oleh sutradara atau sineas, mereka kirim lagi," ujarnya.
Kategori premium ini sama halnya dengan kursus akting, namun diberikan kemudahan tidak perlu datang ke tempat PH, cukup depan komputer dan upload video saja. "Untuk premium kita kenai Rp100 ribu selama setahun, dan untuk kapasitas video dibatasi hanya 10 Mb," tambah Hasto.
Start Up ini hanya menyalurkan bakat pengguna untuk film layar lebar, bukan untuk sinetron. Pertimbangan memilih ke layar lebar yaitu kerja sama yang dijalin adalah dengan pegiat layar lebar.
Hasto menyebutkan bahwa salah satu sutradara yang ikut mengomentari video yaitu Rudi Sujarwo, dan masih ada beberapa sutradara lainnya.
Sejak kemunculannya dua tahun lalu, layanin ini telah digandrungi oleh 1.700 pengguna aktif. "Di antara mereka ada yang sudah masuk ke layar lebar," ujarnya.
Soal model layanin ini, Hasto mmbeberkan, idenya berasal dari pegiat sineas lalu start up ini dibuat untuk menjembatani keinginan para sineas tersebut. Jika Anda berminat dan tidak ingin repot, bisa saja Anda mencoba layanin ini.