Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
SURABAYA - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta BUMN kawasan industri PT SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) mengoptimalkan seluruh potensinya supaya lebih progresif dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Sebagai pengelola kawasan industri, SIER harus atraktif dalam menjaring investor baru yg berujung pada penyerapan lapangan kerja demi pemulihan ekonomi.
Saya melihat SIER sebagai pengelola kawasan industri perlu lebih atraktif menjaring investor baru. Optimalkan aset yg ada, baik itu di Surabaya, Sidoarjo, maupun Pasuruan, mengatakan Mufti di Surabaya, Selasa (30/11/2021).
Sekarang lomba di kawasan industri sangat ketat, karena banyak kawasan-kawasan baru, maka SIER perlu terus berinovasi, tandasnya.
Menurut Mufti, sejumlah perkembangan yg perlu dikembangkan SIER adalah dengan membangun kolaborasi antara UMKM & pelaku industri akbar yg berada di kawasan milik SIER.
Jadi memang perlu duduk antara pelaku industri, Pemda, & SIER. SIER harus menolong memfasilitasi, menyiapkan semacam katalog UMKM sehingga ketika pelaku industri membutuhkan suplai produk atau jasa, dapat langsung ketemu dengan UMKM yg cocok, paparnya.
Kolaborasi serupa, lanjut Mufti, juga dapat digarap bersama BUMD. Sehingga multiplier effect kehadiran sebuah kawasan industri, benar-benar terasa bagi daerah & masyarakatnya, tutur politikus PDI Perjuangan itu.
Meski perlu banyak perkembangan & akselerasi, Mufti tetap mengapresiasi kinerja SIER di tengah pandemi Covid-19. SIER tetap tumbuh progresif di masa sulit ini.
SIER masuk dalam BUMN di tingkat daerah yg terbaik, sejajar dengan Jakarta Property. Ini tentu keberhasilan yg luar biasa, katanya.
Lantaran sering progresif sejak berdiri 40 tahun silam, pinta Mufti, SIER jangan hingga terlena. Sebab, sudah banyak contoh perusahaan yg terlena di posisi zona nyaman akhirnya tutup.
SIER harus terus berinovasi. Jangan kalah dengan kawasan industri yg baru dibangun, tetapi sudah memiliki lahan mencapai 2.000 hektare. Harapan kami, SIER terus mengembangkan bisnisnya. Masih banyak lahan nganggur yg harus dimanfaatkan, tuntasnya.
Hari ini 23:38