hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII melakukan rehabilitasi hutan pascabencana letusan gunung Merapi. Rehabilitasi itu dilakukan melalui gerakan "Penanaman Pohon, 1 Orang 3 Pohon" di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu kemarin.
Siaran pers dari DPP LDII di Jakarta, Kamis (27/1/2011) menyebutkan, Kepala Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Jateng Sri Puryono yang mewakili Gubenur Jateng Bibit Waluyo mengatakan, Pemerintah tidak mampu berjalan sendiri dalam menangani masalah bencana merapi, terlebih saat diikuti banjir lahar dingin.
Menurutnya, bencana lahar dingin yang terjadi juga disebabkan rusaknya hutan di area Gunung Merapi. Oleh karena itu, Pemerintah bersama masyarakat harus melakukan rehabilitasi hutan di daerah itu.
"Pemprov Jateng menyambut baik inisiatif tokoh lintas agama yang diprakarsai LDII yang akan melakukan gerakan penanaman pohon 1 orang 3 pohon, di sekitar daerah aliran sungai di wilayah Merapi," ungkapnya.
Sri menambahkan, selain di Merapi, Pemerintah pusat menaruh perhatian khusus atas kerusakan lingkungan terjadi di Jateng, seperti yang dilakukan Kementerian Kehutanan dengan memberikan bantuan bibit tanaman, untuk rehabilitasi hutan.
"Menhut sendiri akan memberikan bantuan danang guna pengadaan bibit yang akan ditanam masyarakat dengan sistem hutan tanaman rakyat. Hal ini juga didukung dengan adanya keputusan pemerintah mencanangkan 1 miliar pohon pada tahun ini," kata Sri.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Abdullah Syam mengatakan bencana alam yang terjadi saat ini terjadi tidak lepas dari ulah masyarakat merusak hutan. Menurut dia, daerah aliran sungai yang kini tersapu banjir lahar dingin Merapi harus segera dipulihkan setelah banjir reda.