Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Citra bersama orang tuanya pergi ke rumah kakek yg ada di salah satu desa di Jawa Barat. Rumahnya cukup luas namun sepi, terlebih penghuni di rumah itu cuma ada kakek & saudaranya.
Perjalanan dari Jakarta menuju rumah kakek bukanlah jarak yg dekat. Citra & keluarganya harus berhenti beberapa kali untuk beristirahat di pinggir jalan. Meski pemandangan di jalan cukup indah tetapi rasa letih tak dapat ditutupi oleh Citra. Gadis berusia 19 tahun itu merasa sangat letih saat tiba di rumah kakek. Bahkan saking lelahnya, Citra memutuskan untuk langsung mengambil posisi tidur di salah satu kamar. Citra masih tak menjawab panggilan Dika yg memanggilnya dari depan pintu kamar, hingga akhirnya Dika mencoba masuk & menggoyangkan tubuh Citra, namun tak kunjung bangun & akhirnya ia membiarkannya.
Esok harinya saat yg lain sudah bangun & sarapan, Citra masih belum terlihat ada di meja makan bersama yg lain. Dika yg saat itu sedang asyik menyantap ketupat sayur merasa terpanggil untuk segera membangunkannya.
Citra yg sebenarnya sejak tadi sudah sedikit terbangun rasanya masih berat untuk bangkit & tetap harap melanjutkan tidurnya. Matanya masih setengah sadar sambil mencari dimana handphonenya. Sore harinya setelah Citra & yg lain kembali ke rumah kakek, mereka asyik bercengkrama di depan teras yg cukup rimbun dengan berbagai tanaman milik kakek. Namun tidak dengan Citra yg lebih memilih untuk lanjut ke kamar.
Mengingat hari semakin sore & langit mulai gelap. Kakek menyuruh semuanya masuk ke dalam rumah. Kakek tahu betul kalau di daerah rumahnya itu masih kental dengan hal-hal yg berbau mistis. Terlebih kalau memasuki waktu magrib. Waktu yg kakek hindari untuk berada di luar rumah. Namun hari itu...
Perjalanan dari Jakarta menuju rumah kakek bukanlah jarak yg dekat. Citra & keluarganya harus berhenti beberapa kali untuk beristirahat di pinggir jalan. Meski pemandangan di jalan cukup indah tetapi rasa letih tak dapat ditutupi oleh Citra. Gadis berusia 19 tahun itu merasa sangat letih saat tiba di rumah kakek. Bahkan saking lelahnya, Citra memutuskan untuk langsung mengambil posisi tidur di salah satu kamar. Citra masih tak menjawab panggilan Dika yg memanggilnya dari depan pintu kamar, hingga akhirnya Dika mencoba masuk & menggoyangkan tubuh Citra, namun tak kunjung bangun & akhirnya ia membiarkannya.
Esok harinya saat yg lain sudah bangun & sarapan, Citra masih belum terlihat ada di meja makan bersama yg lain. Dika yg saat itu sedang asyik menyantap ketupat sayur merasa terpanggil untuk segera membangunkannya.
Citra yg sebenarnya sejak tadi sudah sedikit terbangun rasanya masih berat untuk bangkit & tetap harap melanjutkan tidurnya. Matanya masih setengah sadar sambil mencari dimana handphonenya. Sore harinya setelah Citra & yg lain kembali ke rumah kakek, mereka asyik bercengkrama di depan teras yg cukup rimbun dengan berbagai tanaman milik kakek. Namun tidak dengan Citra yg lebih memilih untuk lanjut ke kamar.
Mengingat hari semakin sore & langit mulai gelap. Kakek menyuruh semuanya masuk ke dalam rumah. Kakek tahu betul kalau di daerah rumahnya itu masih kental dengan hal-hal yg berbau mistis. Terlebih kalau memasuki waktu magrib. Waktu yg kakek hindari untuk berada di luar rumah. Namun hari itu...
Hari ini 19:11