• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gencatan Senjata Perang Dunia I Saat Natal

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Gencatan Senjata Perang Dunia I Saat Natal



Setelah terbunuhnya seorang putra mahkota dari Austria, yaitu Archduke Ferdinand pada tanggal 28 Juni 1914 oleh nasionalis asal Serbia, sudah menciptakan konflik antar kedua belah negara tersebut. Pemerintah Austria - Hongaria pun mendeklarasi perang kepada negara Serbia. Selain itu, perang pun terjadi di beberapa belahan dunia dengan alasan mengharapkan hegemoni kekuasaan atas negara-negara tersebut.


Lalu, peperangan yg berlangsung selama empat tahun lamanya, menimbulkan korban jiwa sekitar 40.000.000 orang, terdiri dari warga sipil & personel militer. Namun, ada beberapa momen yg mengejutkan selama Perang Dunia I terjadi, yaitu gencatan senjata saat seremoni Natal. Momen tersebut terjadi, karena Paus Benediktus XV memberikan permintaan kepada pemimpin di Eropa pada 7 Desember 1914 Semoga senjata api jadi hening setidaknya menjelang malam ketika para malaikat bernyanyi.


Selain itu, kekawatiran pun masih dimiliki oleh pihak Sekutu kepada tentara Jerman yg menghampiri garis perbatasan yg berada di Belgia. Ketika melihat tentara Jerman tidak membawa senjata, maka pihak sekutu pun menyambut mereka dengan baik & menukar senyuman. Bahkan kedua belah pihak pun sempat bermain bola bersama digaris pebatasan Belgia.


Suara baku tembak senjata api pun berubah jadi tawa canda oleh pihak Sekutu maupun Sentral, banyak diantara mereka yg bertukar rokok, menghias pohon natal & bernyanyi bersama-sama. Euforia perang pun seakan sirna & sudah tergantikan oleh suasana damai dari kedua belah pihak.


Namun momen perdamaian Natal cuma dirasakan oleh beberapa pihak yg pro kepada permintaannya Paus Benediktus XV. Pihak kontra pun masih mengerjakan perang dengan dalih saling membenci satu sama lain & harap menguasai atas negara tersebut. Rusia pun jadi salah satu negara yg kontra kepada keputusan tersebut, karena hari Natal dibentuk pada bulan Januari.


Spoiler for Refrensi:
https://internasional.kompas.com/re...a-natal-saat-perang-dunia-i-dua-kubu?page=all
https://www.merdeka.com/jabar/mengen...ln.html?page=3
Pict: google



Hari ini 05:29
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.