Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ditulis oleh : misterhunter
Quote:
Aloha gans, apa kabs? gimana tagihan kr*divo? macet? tenang, masih ada Aluaku...
Sudahilah sedihmu, mari santai sejenak membaca tulisan ane yg gak jelas ini
To the point
Gen Z
Banyak sekali yg memandang sebelah mata generasi ini, berbagai macam opini dilemparkan kepada mereka.
Lemah
Gampang menyerah
Mudah bosan
Gampang terdistraksi
Sang*an
(ciri yg terakhir ane becanda ya
)
intinya, stigma buruk untuk gen Z
tapi benarkah demikian? benarkah mereka seburuk itu? Benarkah Baim Wong akan bercerai dengan Paula?
Menurut ane, tidak 100% benar!
Stigma2 itu muncul karena gen Z cenderung ekspresif mengungkapkan perasaanya, saat mereka sedih, kecewa dll mereka akan dengan mudah update di sosial media perasaan mereka.
Padahal ini dapat jadi kelebihan, bayangkan kalau ekspresi2 ini d tuangkan dalam karya misalnya novel atau musik.
Banyak lagu2 enak yg tercipta dari generasi ini, cek aja tiktok kalian sekarang (atau jangan2 FYP kalian isinya t*brut2 jahat semua?)
Selain itu, gen Z ini adalah generasi yg cepat belajar sesuatu yg baru, karena informasi2 di zaman ini melimpah ruah maka skill skill mereka pun meningkat pesat, sesuatu yg tidak dimiliki oleh generasi2 sebelumnya.
Buat para pengusaha yg sering mengeluh punya karyawan Gen Z, coba kalian lebih peka & gali lagi potensi mereka.
Kalau masih bebal juga berarti bukan salah generasinya, tetapi emang sdm nya aja yg semlehew...
Daya kreatifitas tinggi, laju berpikir, mudah mempelajari sesuatu adalah potensi potensi kuat dari generasi ini.
Tidak mudah mengontrol mereka, karena mereka lebih berani untuk protes bila tidak setuju sesuatu, basa basi sepertinya bukan hal yg menyenangkan untuk mereka.
Dalam kehidupan sosial Gen Z terbagi dua kelompok : si Introvert & si Ekstrovert
Kadang mereka self diagnosis sendiri untuk kepribadian mereka sendiri (positifnya, ekonomis budget gak perlu ke psikolog
)
Quote:
Oke, sekian dulu trit ane kali ini, ane uda ngantuk.
Buat para Gen Z ane cuma saran : Jauhi godaan dewa petir
Sudahilah sedihmu, mari santai sejenak membaca tulisan ane yg gak jelas ini
To the point
Gen Z
Banyak sekali yg memandang sebelah mata generasi ini, berbagai macam opini dilemparkan kepada mereka.
Lemah
Gampang menyerah
Mudah bosan
Gampang terdistraksi
Sang*an
(ciri yg terakhir ane becanda ya
intinya, stigma buruk untuk gen Z
tapi benarkah demikian? benarkah mereka seburuk itu? Benarkah Baim Wong akan bercerai dengan Paula?
Menurut ane, tidak 100% benar!
Stigma2 itu muncul karena gen Z cenderung ekspresif mengungkapkan perasaanya, saat mereka sedih, kecewa dll mereka akan dengan mudah update di sosial media perasaan mereka.
Padahal ini dapat jadi kelebihan, bayangkan kalau ekspresi2 ini d tuangkan dalam karya misalnya novel atau musik.
Banyak lagu2 enak yg tercipta dari generasi ini, cek aja tiktok kalian sekarang (atau jangan2 FYP kalian isinya t*brut2 jahat semua?)
Selain itu, gen Z ini adalah generasi yg cepat belajar sesuatu yg baru, karena informasi2 di zaman ini melimpah ruah maka skill skill mereka pun meningkat pesat, sesuatu yg tidak dimiliki oleh generasi2 sebelumnya.
Buat para pengusaha yg sering mengeluh punya karyawan Gen Z, coba kalian lebih peka & gali lagi potensi mereka.
Kalau masih bebal juga berarti bukan salah generasinya, tetapi emang sdm nya aja yg semlehew...
Daya kreatifitas tinggi, laju berpikir, mudah mempelajari sesuatu adalah potensi potensi kuat dari generasi ini.
Tidak mudah mengontrol mereka, karena mereka lebih berani untuk protes bila tidak setuju sesuatu, basa basi sepertinya bukan hal yg menyenangkan untuk mereka.
Dalam kehidupan sosial Gen Z terbagi dua kelompok : si Introvert & si Ekstrovert
Kadang mereka self diagnosis sendiri untuk kepribadian mereka sendiri (positifnya, ekonomis budget gak perlu ke psikolog
Quote:
Oke, sekian dulu trit ane kali ini, ane uda ngantuk.
Buat para Gen Z ane cuma saran : Jauhi godaan dewa petir