Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Penulis: Ike Rahayu Putri
Editor: Fatio Nurul Efendi
Cangkeman.net -Kata Ridwan Kamil, ada empat golongan dalam urusan kebersihan, (1) Tukang nyampah dimanapun, (2) Tukang cuek, tidak peduli, (3) Tukang komplain, nyalahin pemerintah,
(4) Tukang cari solusi seperti @pandawaragroup.
Kalian pasti sudah tidak asing lagi sama @pandawaragroup kan? Syukurlah. Berhubung ada beberapa yg belum kenal sini gue kenalin nih @pandawaragroup. Jadi mereka adalah pandawa atau lima teman nongkrong yg beranggotakan Muhammad Ikhsan, Gilang Rahma, Agung Permana, Rafly Pasya, & Rifki Sadullah yg berasal dari Jawa Barat tepatnya jalan Caringan, Kopo kota Bandung yg sekarang menciptakan komunitas aksi mengurangi sampah, dengan slogan bukan membersihkan tetapi mengurangi. Latar belakang aksi mereka sebenarnya berawal dari kejadian banjir yg kerap melanda domisilinya. Akibat keprihatinan & keresahannya kepada banjir, mereka berlima menciptakan solusi yakni dengan membersihkan sampah-sampah yg menumpuk di selokan bahkan sungai, seperti di TKI (Taman Kopo Indah).
Nama Pandawara Group diambil dari Pewayangan Jawa yakni Pandawa lima (Yudistira, Bima, Nakula, Sadewa & Arjuna), & kebetulan jumlah personil ini juga lima. Sedangkan Pandawara memiliki arti kabar baik. Maka dari itu, nama komunitas ini adalah Pandawara Group dengan asa dapat membawa kabar baik untuk masyarakat.
Sempat viral di media sosial berkat kegiatan tersebut, mereka sempat dituding hanyalah pansos atau pamer sosial, tetapi nyatanya tidak demikian, mereka berlima benar-benar tidak pansos. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya sorotan mereka di akun Instagram Pandawagroup tidak menerima kolaborasi atau Kerjasama untuk turun ke sungai dari pihak/media manapun kalau memang kemasan/maksud dari kolaborasi tersebut cuma sebuahGIMMICK.
Udah pada ganteng tetapi engga takut jijik, empati tinggi pula pada lingkungan sekitar,pokoknya patut dikasih jempol. Bahkan, baru-baru ini mereka baru mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat yakni Ridwan Kamil dengan mentraktir mereka semua makan di restoran & perawatan ke salon. Hal itu diunggah di Akun Instagram gubernur Jabar @ridwankamil, seperti dibawah ini:
Dari @pandawaragroup kita dapat belajar beberapa hal. Di antaranya
Mensayangi & peduli akan lingkungan sekitar
Permasalahan sampah memang sangat banyak di Indonesia setiap tahunnya. Dilansir dari CNN Indonesia, Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) memprediksi akan ada timbunan sampah sebesar 71,3 juta ton pada 2025 di Indonesia, yg terdiri dari plastik, makanan & lainnya. Imbas dari adanya sampah tersebut, akan terasa kalau membuang sampah secara sembarangan, banyak penyakit menyerang bahkan rawan terjadi banjir.
Domisili Pandawaragroup rawan banget banjir, itulah sebabnya mereka harap mencegah terjadinya banjir dengan segala upaya yg mereka dapat lakukan yakni dengan mengurangi sampah. Dari sikap mereka, kita dapat mencontoh bahwa mensayangi & menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal yg kecil atau diri sendiri, yakni membuang sampah pada tempatnya, jangan di Sungai! Agar banjir tidak melanda, maka kalau bukan kita siapa lagi yg akan menjaga & mensayangi lingkungan?
Jangan gengsi bertindak dalam kebaikan
Walaupun pandawaragroup terlihat keren, rapi serta masih kuliah & ada yg masih kerja, mereka tidak memiliki gensi buat membersihkan tempat sampah bahkan berada di selokan maupun sungai yg terdapat tumpukan sampah, kalian pasti dapat membayangkan, bagaimana bau tak sedap tumpukan sampah itu. Dari sikap mereka, kita dapat mencontoh bahwa dilarang gengsi dalam mengerjakan sesuatu yg baik. Kalau liat sampah berceceran di depan kita, misalnya bekas botol air minum, setidaknya segera dipindahkan ke tempat sampah, dari aksi kecil dapat mengurangi musibah banjir.
Cari solusi & aksi
Pandawara group adalah teman satu SMP, satu domisili & satu teman nongkrong. Kini berubah jadi satu misi mengurangi sampah di daerah Bandung. Karena sering kena banjir mereka menciptakan solusi untuk mengurangi penyebab dari banjir, salah satunya adalah sampah. Dari sikap mereka, kita dapat contoh kalau memiliki ide segera lakukan eksekusi dengan aksi nyata.
Semangat & kerja keras meraih target
Banyak beredar proses membersihkan sampah sembarangan yg dilakukan oleh Pandawara Group di media sosial, bener-bener penuh perjuangan untuk menciptakan aliran sungai mengalir dengan lancar tanpa kendala tumpukan sampah. Mereka berani kotor di dalam air yg berwarna hitam, tahan bau hingga proses evakuasi sampah selesai. Dari sikap mereka, kita dapat contoh bahwa untuk meraih sesuatu harus bersemangat, kerja keras & tentunya harus bekerjasama & kolaborasi sebab kita makhluk sosial.
Nongkrong berfaedah
Biasanya kalau nongkrong hal yg dilakuin adalah gosip, makan-makan, mabar main bareng free fire & karaoke. Tapi Pandawara Group ini beda, tiap nongkrong makan iya tetapi sembari mencari solusi banjir. Dari sikap mereka kita dapat contoh bahwa dalam nongkrong juga dapat mengerjakan hal yg positif untuk mencari solusi atas promblematika yg ada di sekitar. Kita juga dapat memetik hikmah bahwa enggak selamanya orang nongkrong cuma buat seneng-seneng saja, melainkan untuksharinghal-hal yg positif.
Itu tadi adalah serangkaian mengenal lebih dekat tentang Pandawara Group, & pembelajaran yg dapat diambil dari aksi nyata mereka, semoga kita khususnya Gen Z dapat meneladani sikap mereka yes. Masak iya yg diperhatiin cuman doi, padahal lingkungan cemburu berat.Soharus imbang ya, antara merhatiin diri sendiri, lingkungan sekitar ,maupun doi. Sekian-
Bentar dulu, jangan skip, sini baca kutipan dibawa ini,
Jadikan Aksi mengurangi sampah bukan sekadar trend, melainkan sebagai habitat atau kebiasaan.-Pandawara Group-
Tulisan ini ditulis diCangkemanpada tanggal 11 Januari 2023.
Hari ini 08:21