yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Gempa berkuatan 4,0 skala richter menguncang wilayah Kendari, Sabtu (17/11/2012) siang. Warga yang sedang beristirahat berhamburan keluar rumah, karena kaget dan panik dengan kerasnya getaran gempa tersebut.
Aisyah salah seorang warga Kelurahan Lepo-Lepo Kendari, Sulawesi Tenggara, mengaku sangat kaget dengan getaran yang keras. Ia bersama saudaranya yang sedang menyantap makan siang langsung lari keluar rumah, karena khawatir akan adanya gempa susulan.
"Bagaimana kita tidak berhamburan keluar rumah, suara getaran seperti gemuruh sangat keras sekali, atap rumah juga goyang. Giliran keluar dari rumah panasnya minta ampun, tetapi tidak apa-apa dari pada kita di dalam rumah ada gempa susulan lebih parah lagi," tutur Aisyah.
Hal yang sama juga dilakukan warga bed Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. Warga yang sedang tidur siang bersama keluarganya, terlihat panik dan berhamburan keluar rumah dan memilih berdiri di teras dan halaman rumahnya. Bahkan ada warga yang berdiri di jalan raya depan rumah mereka.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofikasi Kendari, Suwardi S.Si saat dikonfirmasi mengenai gempa di daerah setempat mengatakan, gempa itu terjadi sekitar pukul 13.27 Wita dengan kekuatan 4.0 skala richter. Dengan intensitas getaran 4 MMI.
"Jadi lokasi gempa berada di 4.11 Lintang Selatan-122.57 Bujur Timur, dengan pusat gempa tepatnya 8.0 KM Barat Laut Moramo Sulawesi Tenggara dengan kedalaman 9.9 km, dengan 17.2 km Barat Daya Kendari," ungkap Suwardi.
Menurutnya, gempa itu tidak berpotensi tsunami dan gempa susulan getarannya lebih kecil. Gempa itu disebabkan oleh terjadinya pergeseran lempeng Lasolo melalui lempeng Palukoro yang membujur dari arah Utara tepatnya Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.