Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hi sobat lounge,
Apakah anda berasal dari Jawa Barat khususnya Cianjur? Sebelumnya izinkan TS haturkan bela sungkawa & turut berduka cita atas musibah yg terjadi di daerah Cianjur & sekitarnya.
Gempa kembali melanda negeri ini, yg biasanya goyangan sering terjadi di area laut kini di daerah pegunungan, hasilnya tentu saja banyak korban & rumah yg rusak.
Menurut data hingga hari ini sudah ada 162 korban jiwa, 362 orang luka ringan hingga berat, 2.345 rumah rusak berat, & 13.400-an orang mengungsi. Gempa yg terjadi kemarin juga terasa hingga Jakarta, bahkan goyangannya cukup kencang.
Gempa terjadi hingga 88 kali dengan skala 1,5 sd 4,8 skala richter. Sedangkan pusat titik gempa berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur, dengan durasi terlama 10-15 detik.
Sebenarnya Indonesia itu untuk daerah selatan dari Sumatra hingga Papua & keliling hingga Sulawesi memang cukup aktif untuk pergerakan lempeng bumi yg mengakibatkan gempa. Bahkan menurut data untuk wilayah Jawa Barat baik itu Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, juga Bandung itu secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif & cukup kompleks, maka daerah itu tempat gempa permanen & sering terjadi sebagai gempa kerak dangkal atau disebut juga shallow crustal earthquake.
Tak heran bila wilayah tersebut sering terjadi gempa, menurut data ada beberap gempa akbar yg terekam jejaknya diantaranya gempa bumi Pelabuhan Ratu (1900), gempa bumi Padalarang (1910), gempa bumi Conggeang (1948), gempa bumi Tanjungsari (1972), gempa bumi Cibadak (1973), gempa bumi Gandasoli (1982), gempa bumi Sukabumi (2001) terakhir gempa bumi saat ini di cianjur (2022).
Ada juga yg mengatakan bahwa jalur gempa ini disebut sesar Cimandiri, yaitusesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 km. Yang daerahnya meliputi muara Sungai Cimandiridi Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, & Kabupaten Subang.
Jadi, sebenarnya hal ini sudah dapat diprediksi oleh manusia. Maka, kalau sudah paham bahwa daerah tersebut sering rawan gempa bijaknya pemerintah memberikan edukasi untuk membangun rumah atau bangunan yg kuat kepada gempa.
Agar kedepannya tidak banyak terjadi lagi korban jiwa, karena kalau kita berkaca pada Jepang yg sering dilanda gempa mereka mulai membangun rumah-rumah & bangunan yg tahan kepada gempa.
Jangan hingga kembali terulang adanya korban jiwa karena kerusakan bangunan seperti roboh, retak parah, & lainnya sesuai kategori kerusakan ringan hingga berat. Sebenarnya sudah ada tehnik membangun rumah tahan gempa, yg sanggup bertahan dari keruntuhan & bersifat fleksibel untuk meredam getaran gempa.
Setidaknya sudah banyak perusahaan jasa konstruksi yg berpengalamandalam membangun rumah tahan gempa, tetapi budget yg diperhitungkan menciptakan orang malas mengpakai jasa mereka padahal tahu sewaktu-waktu mereka akan jadi korban gempa.
Susahnya masyarakat, tidak mau berfikir kedepan untuk hidup dirinya sendiri, mereka lebih bahagia berpangku tangan pada pemerintah. Padahal itulah jiwa miskin yg tak boleh ada dihati sanubari bangsa yg modern, karena ini termasuk jalur gempa permanen setidaknya hal seperti ini harus diperhatikan.
Bangunan-bangunan tahan gempa harus disebarkan untuk dipelajari, & dipraktekkan kedepannya untuk menghindari kerusakan berat hingga menimbulkan korban jiwa.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. Ane c4punk pamit undur diri, See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
Tulisan : c4punk@2022
referensi : 1, 2
Pic : google