• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gelombang Panas Lebih Mematikan daripada Badai

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. goesdun
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

goesdun

IndoForum Junior A
No. Urut
32661
Sejak
7 Feb 2008
Pesan
3.024
Nilai reaksi
66
Poin
48
Paris - Badai topan dan gempa bumi lebih sering menghiasi headline harian di dunia namun ternyata gelombang panas lebih banyak menelan korban jiwa. Fakta ini terungkap dalam sebuah survai mortalitas dari ancaman alam di AS dipublikasikan Rabu (17/12) kemarin.

"Peta kematian" menyatakan risiko kematian paling tinggi berada di AS Selatan, tempat ancaman gelombang panas paling ganas. Kemudian diikuti areal utara Great Plains areal panas dan kekeringan menjadi risiko alam paling besar. Terakhir Rocky Mountains kawasan ekstrem saat musim dingin dan banjir.

Tempat paling aman dalam hal proteksi melawan keganasan alam adalah wilayah Midwest atau kota-kota di Northeast. Studi ini dipublikasikan oleh International Journal of Health Geographics. Peneliti Susan Cutter dan Kevin Borden dari Universitas South Carolina menggunakan data geografis dan epidemiologis untuk membentuk gambaran mortalitas oleh 11 penyebab. Gelombang panas dan kekeringan masuk dalam angka paling tinggi penyebab kematian yakni 19,6 persen.

Kemudian diikuti cuaca buruk musim panas, sementara hujan es, petir dan badai petir, terhitung 18,8 persen penyebab kematian. Musim dingin yang ekstrem menjadi biang kerok kematian pada angka 18,1 persen. Gempa bumi, kebakaran hutan dan topan berada di posisi terakhir dengan angka 5 persen.

Data ini dirangkum dari database total 3.070 wilayah seluas kabupaten dari 1970-2004. Periode studi pada tahun tersebut tak termasuk musibah pada 2005, saat Topan Katrina mengamuk dan mencabut nyawa lebih dari 1.500 orang. (ton/afp)
 
dunia semakin tidak aman skrg..bencana dimana2.../wah
 
udah kondisi alamnya AS emang dsana bgitu...
dikelilingi daerah pegunungan...

jadi wajar aja sering ada badai atau macam lainya...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.