Pemesanan :
Ahmad - Gunung Indah VI/8 Ciputat
Telp. 021-93086075
Hp. 0812-101 82789
YM : iqbalview
Ahmad - Gunung Indah VI/8 Ciputat
Telp. 021-93086075
Hp. 0812-101 82789
YM : iqbalview
Asli dari Kalimantan !
Cawan Ajaib Untuk STAMINA, SIRKULASI DARAH, OBAT KUAT, DLL
Cawan ini terbuat dari akar kayu Pasak Bumi yang hanya terdapat di rimba pedalaman Kalimantan, akar Pasak Bumi telah dipercaya oleh leluhur orang Dayak sejak dulu hingga saat ini ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain :MALARIA selain sebagai obat Akar Pasak Bumi juga telah terbukti meningkatkan stamina laki-laki atau sebagai OBAT KUAT yang tiada duanya , menunjang gairah seksual pria, meningkatkan kemampuan mental, fisik, energi , ketahanan, stamina, kadar tertosteron, mengatasi kelelahan mental, sirkulasi darah yang lancar dan membakar lemak, mengencangkan kulit, otot, membantu menyembuhkan disfungsi ereksi, meningkatkan jumlah sperma
CARA PEMAKAIAN :
1.Bersihkan terlebih dahulu Cawan akar .
2.Masukan air panas dan biarkan selama tiga hingga empat menit
3.Kemudian airnya setelah didinginkan sudah siap diminum selama 3 kali sehari setiap minum setengah cawan.
4. Cawan bekas air tadi segera dikeringkan kembali untuk digunakan berikutnya. Bisa di isi secara berulang ulang dan tetap berkhasiat .
Sudah dilakukan penelitian oleh IPB dan telah di akui kandungan dan khasiatnya !
Harga :
Rp.55.000/ Gelas kecil
Rp.75.000/ Gelas besar
Belum termasuk ongkos kirim
Kandungan Senyawa Pasak Bumi
Akar tanaman pasak bumi mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena meningkatkan hormon testosteron dan juga afrodisiak Ramuan tradisional yang diklaim bisa
merangsang libido umumnya mengandung bahan atau tumbuhan yang disebut
afrodisiak. Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung
senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara
fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat
atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada
alat kelamin pria. Menurut Prof. DR. Ir. Ali Khomsan,
saat ditemui di stasiun radio di bilangan Kota, penelitian yang
dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiak, belum sampai
efektivitas afrodisiak terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi
afrodisiak relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya
memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.
Khasiat :
Sejak beberapa tahun silam pasak bumi dikenal sebagai afrodisiak. Bahkan menurut Ir Nurliani Bermawie, Ph.D, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik ( Balittro ), Cimanggu, Bogor, sejak zaman dulu masyarakat suku Banjar di Kalimantan Selatan menggunakan pasak bumi sebagai obat kuat. Menurut Nurliani, khasiat pasak bumi yang paling dipercaya adalah pasak bumi dari pedalaman Kalimantan Barat khasiat itu telah dibuktikan oleh Prof Madya Dr Johari Mohd. Saad, Ph.D yang melakukan penelitian pada beberapa tikus jantan dan betina. Menurut penelitian tersebut, tikus jantan yang diberi ektrak pasak bumi menunjukan perilaku lebih agresif terhadap tikus betina. Hal itu diperkuat penelitian Dr H. H Ang dari School of Pharmaceutical Sciences, University Science Malaysia.
Ekstrak ethanolic yang terkandung dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang bekerjanya chorionic gonadotropin (hCG) yang bisa membantu terbentuknya testosteron.
Akar pasak bumi selain sebagai afrodisiak juga manjur untuk malaria. Penyakit yang menghancurkan sel-sel darah merah ini disebabkan plasmodium yang hidup dalam nyamuk anopeles betina. Kandungan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Selain kuasinoid akar pasak bumi juga mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria.
Selain sebagai afrodisiak dan antimalaria, pasak bumi mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.
Uji Ilmiah :
Sebuah riset terbaru yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor (IPB)
menunjukkan bahwa akar tumbuhan pasak bumi (Eurycoma longifolia)
mempunyai khasiat melindungi organ hati dari kerusakan. Selama ini, masyarakat
secara turun-temurun mempercayai pasak bumi sebagai ramuan
untuk meningkatkan gairah seksual kaum pria. Selain itu, masyarakat
juga memanfaatkan pasak bumi sebagai tonikum bagi ibu-ibu yang baru melahirkan,
pengobatan pembengkakan kelenjar, demam, dan juga disentri. Namun kini
akar pasak bumi dibuktikan khasiatnya oleh Ruqiah Ganda Putri
Panjaitan, mahasiswa S3 Program Studi Biologi Sekolah Pascasarjana
IPB dalam risetnya yang berjudul "Pengujian Aktivitas
Hepatoprotektor Akar Pasak Bumi. Dalam riset ini, ramuan dari
ekstrak akar pasak bumi diuji efektivitasnya terhadap fungsi hati
pada binatang tikus.
"Hasil penelitian ilmiah menunjukkan pasak bumi berkhasiat dalam disfungsi
seks, antimalaria, dan sitotoksik (peracunan sel). Sedangkan penelitian
pengaruh pasak bumi melindungi hati dari kerusakan belum banyak
dilakukan," kata Ruqiah. Dalam penelitiannya, Ruqiah
menghabiskan 12,5 kilogram akar pasak bumi kering. Akar pasak bumi kering
dihaluskan menjadi bubuk dan diekstraksi dengan larutan metanol 50
persen. Kemudian, dipartisi berulang-ulang dengan n-heksan, dipekatkan dengan vacuum
rotavapor. Hasil partisi ini masih melalui proses beberapa tahapan
lagi, hingga diperoleh ekstrak yang diharapkan. Ekstrak tumbuhan asli Indonesia
ini lalu diujicobakan pada tikus jantan Sprague Dawley umur 2-3 bulan.
Sebelumya, semua tikus percobaan diberi karbon tetraklorida dengan dosis 0,1;
1,0 dan 10,0 mililiter per kilogram.
Karbon tetraklorida ini bersifat meracuni hati dan mengakibatkan nekrosis
(kerusakan sel) tikus. Hewan percobaan dibagi tiga kelompok, tiap kelompok
terdiri dari tiga ekor. Kelompok pertama, tikus yang diberi air suling.
Kelompok kedua, tikus yang diberi "Silybum marianum". Kelompok
ketiga, tikus yang diberi ekstrak akar pasak bumi. Perlakuan tikus ini
berlangsung selama tiga bulan. Pada pemberian ekstrak akar pasak bumi dosis 500
miligram per kilogram berat badan tidak mengakibatkan perubahan kadar enzim
hati, yakni enzim "Aspartate Transaminase", enzim "Alanin
Aminotransferaz", dan "Alkalenfosfataz", protein total,
bilirubin total, direk dan indurek. Gambaran ini menunjukkan secara keseluruhan
sel-sel hati tidak mengalami perubahan. Dosis fraksi metanol air akar pasak
bumi kemudian dinaikkan menjadi 1.000 mililiter per kilogram berat badan.
Pada dosis ini, ekstrak akar pasak bumi menunjukkan aktivitas hepatoprotektor.
Hal ini ditandai kadar enzim Aspartate Transaminase dan Alanin Aminotransferaz
masih dalam kisaran normal. Selain itu, gambaran histopatologi (jaringan
yang terpapar penyakit)-nya sebanding dengan pemberian silymarin.
Cawan Ajaib Untuk STAMINA, SIRKULASI DARAH, OBAT KUAT, DLL
Cawan ini terbuat dari akar kayu Pasak Bumi yang hanya terdapat di rimba pedalaman Kalimantan, akar Pasak Bumi telah dipercaya oleh leluhur orang Dayak sejak dulu hingga saat ini ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain :MALARIA selain sebagai obat Akar Pasak Bumi juga telah terbukti meningkatkan stamina laki-laki atau sebagai OBAT KUAT yang tiada duanya , menunjang gairah seksual pria, meningkatkan kemampuan mental, fisik, energi , ketahanan, stamina, kadar tertosteron, mengatasi kelelahan mental, sirkulasi darah yang lancar dan membakar lemak, mengencangkan kulit, otot, membantu menyembuhkan disfungsi ereksi, meningkatkan jumlah sperma
CARA PEMAKAIAN :
1.Bersihkan terlebih dahulu Cawan akar .
2.Masukan air panas dan biarkan selama tiga hingga empat menit
3.Kemudian airnya setelah didinginkan sudah siap diminum selama 3 kali sehari setiap minum setengah cawan.
4. Cawan bekas air tadi segera dikeringkan kembali untuk digunakan berikutnya. Bisa di isi secara berulang ulang dan tetap berkhasiat .
Sudah dilakukan penelitian oleh IPB dan telah di akui kandungan dan khasiatnya !
Harga :
Rp.55.000/ Gelas kecil
Rp.75.000/ Gelas besar
Belum termasuk ongkos kirim
Kandungan Senyawa Pasak Bumi
Akar tanaman pasak bumi mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena meningkatkan hormon testosteron dan juga afrodisiak Ramuan tradisional yang diklaim bisa
merangsang libido umumnya mengandung bahan atau tumbuhan yang disebut
afrodisiak. Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung
senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara
fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat
atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada
alat kelamin pria. Menurut Prof. DR. Ir. Ali Khomsan,
saat ditemui di stasiun radio di bilangan Kota, penelitian yang
dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiak, belum sampai
efektivitas afrodisiak terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi
afrodisiak relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya
memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.
Khasiat :
Sejak beberapa tahun silam pasak bumi dikenal sebagai afrodisiak. Bahkan menurut Ir Nurliani Bermawie, Ph.D, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik ( Balittro ), Cimanggu, Bogor, sejak zaman dulu masyarakat suku Banjar di Kalimantan Selatan menggunakan pasak bumi sebagai obat kuat. Menurut Nurliani, khasiat pasak bumi yang paling dipercaya adalah pasak bumi dari pedalaman Kalimantan Barat khasiat itu telah dibuktikan oleh Prof Madya Dr Johari Mohd. Saad, Ph.D yang melakukan penelitian pada beberapa tikus jantan dan betina. Menurut penelitian tersebut, tikus jantan yang diberi ektrak pasak bumi menunjukan perilaku lebih agresif terhadap tikus betina. Hal itu diperkuat penelitian Dr H. H Ang dari School of Pharmaceutical Sciences, University Science Malaysia.
Ekstrak ethanolic yang terkandung dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang bekerjanya chorionic gonadotropin (hCG) yang bisa membantu terbentuknya testosteron.
Akar pasak bumi selain sebagai afrodisiak juga manjur untuk malaria. Penyakit yang menghancurkan sel-sel darah merah ini disebabkan plasmodium yang hidup dalam nyamuk anopeles betina. Kandungan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Selain kuasinoid akar pasak bumi juga mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria.
Selain sebagai afrodisiak dan antimalaria, pasak bumi mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.
Uji Ilmiah :
Sebuah riset terbaru yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor (IPB)
menunjukkan bahwa akar tumbuhan pasak bumi (Eurycoma longifolia)
mempunyai khasiat melindungi organ hati dari kerusakan. Selama ini, masyarakat
secara turun-temurun mempercayai pasak bumi sebagai ramuan
untuk meningkatkan gairah seksual kaum pria. Selain itu, masyarakat
juga memanfaatkan pasak bumi sebagai tonikum bagi ibu-ibu yang baru melahirkan,
pengobatan pembengkakan kelenjar, demam, dan juga disentri. Namun kini
akar pasak bumi dibuktikan khasiatnya oleh Ruqiah Ganda Putri
Panjaitan, mahasiswa S3 Program Studi Biologi Sekolah Pascasarjana
IPB dalam risetnya yang berjudul "Pengujian Aktivitas
Hepatoprotektor Akar Pasak Bumi. Dalam riset ini, ramuan dari
ekstrak akar pasak bumi diuji efektivitasnya terhadap fungsi hati
pada binatang tikus.
"Hasil penelitian ilmiah menunjukkan pasak bumi berkhasiat dalam disfungsi
seks, antimalaria, dan sitotoksik (peracunan sel). Sedangkan penelitian
pengaruh pasak bumi melindungi hati dari kerusakan belum banyak
dilakukan," kata Ruqiah. Dalam penelitiannya, Ruqiah
menghabiskan 12,5 kilogram akar pasak bumi kering. Akar pasak bumi kering
dihaluskan menjadi bubuk dan diekstraksi dengan larutan metanol 50
persen. Kemudian, dipartisi berulang-ulang dengan n-heksan, dipekatkan dengan vacuum
rotavapor. Hasil partisi ini masih melalui proses beberapa tahapan
lagi, hingga diperoleh ekstrak yang diharapkan. Ekstrak tumbuhan asli Indonesia
ini lalu diujicobakan pada tikus jantan Sprague Dawley umur 2-3 bulan.
Sebelumya, semua tikus percobaan diberi karbon tetraklorida dengan dosis 0,1;
1,0 dan 10,0 mililiter per kilogram.
Karbon tetraklorida ini bersifat meracuni hati dan mengakibatkan nekrosis
(kerusakan sel) tikus. Hewan percobaan dibagi tiga kelompok, tiap kelompok
terdiri dari tiga ekor. Kelompok pertama, tikus yang diberi air suling.
Kelompok kedua, tikus yang diberi "Silybum marianum". Kelompok
ketiga, tikus yang diberi ekstrak akar pasak bumi. Perlakuan tikus ini
berlangsung selama tiga bulan. Pada pemberian ekstrak akar pasak bumi dosis 500
miligram per kilogram berat badan tidak mengakibatkan perubahan kadar enzim
hati, yakni enzim "Aspartate Transaminase", enzim "Alanin
Aminotransferaz", dan "Alkalenfosfataz", protein total,
bilirubin total, direk dan indurek. Gambaran ini menunjukkan secara keseluruhan
sel-sel hati tidak mengalami perubahan. Dosis fraksi metanol air akar pasak
bumi kemudian dinaikkan menjadi 1.000 mililiter per kilogram berat badan.
Pada dosis ini, ekstrak akar pasak bumi menunjukkan aktivitas hepatoprotektor.
Hal ini ditandai kadar enzim Aspartate Transaminase dan Alanin Aminotransferaz
masih dalam kisaran normal. Selain itu, gambaran histopatologi (jaringan
yang terpapar penyakit)-nya sebanding dengan pemberian silymarin.

