yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SOLO - Aksi sweeping yang digelar sekelompok ormas keagamaan, Minggu (11/11/2012) dini hari, kembali berujung penganiayaan.
Tiga warga yang tengah asik lesehan di warung angkringan di pinggir sungai Jenes atau tepatnya di Sangkrah RT 02 RW 08 Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo,Jawa Tengah menjadi sasaran brutal sekelompok ormas yang menggelar sweeping.
Kristianto warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut kepada Okezone menjelaskan, saat itu warung angkringan yang berada di pingir sungai Jenes sedang penuh dengan warga yang sedang asik jajan sambil lesehan.
Tiba-tiba, sekitar pukul 00.30 WIB, datang dua puluh orang dengan berboncengan Sepeda motor langsung mendatangi warga yang tengah asik lesehan di warung angkringan.
Tanpa banyak bicara, dua puluh orang yang mengaku dari salah satu ormas keagamaan itu, langsung menyerang warga yang tengah asik lesehan.
"Kedua puluh orang yang datang ini mengira, yang tengah lesehan sedang menggelar pesta miras," jelasnya kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2012) dini hari.
Akibat serangan membabi buta, tiga orang warga; Agus Murdianto, Saktiari, warga Sangkrah RT 01/08 Sangkrah, Pasar kliwon, Solo dan Hendar Sanjaya warga jalan Manggis 9 no 90 Palur, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah menjadi korban penganiyayaan.
Agus Murdianto mengalami luka-luka dan jari tangan sebelah kiri patah, serta pelipis kepala sebelah kiri sobek, akibat dipukul dengan besi. Tidak hanya itu, kaki Agus memar akibat diinjak-injak. Korban dibawa ke RSUD dr. Moerwadi untuk dirawat.
Sedangkan Saktiari dan Hendar Sanjaya, harus mendapatkan jahitan pada bagian kepala akibat pukulan benda tumpul yang mengakibatkan kepalanya bocor dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Kustati.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian menyangkut insiden penganiyaan tersebut. Insiden serupa pernah terjadi saat aksi sweeping digelar sekelompok massa yang mengaku berasal dari salah satu ormas keagamaan.
Tiga anggota polisi dari Satuan Reskrim Polresta Solo menjadi korban penganiyayaan saat memantau jalannya Aksi sweeping. Hingga saat ini pelaku penganiyayaan belum berhasil di bekuk polisi.