• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gejala Bipolar Dan Cara Mencegahnya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Gejala Bipolar Dan Cara Mencegahnya

"I hate being bipolar. It's awesome."
adalah nama sebuah album dari Kanye West.
Salah satu dari 60 juta orang di dunia yg didiagnosis dengan gangguan bipolar. Gangguan bipolar kalau dilihat sekilas mungkin dengan enteng dicap sebagai

terlalu lebay atau cuma mood swing doang.

Namun,

sama seperti banyak gangguan kejiwaan lainnya, tak kasat mata bukan berarti tidak ada. Lalu, apa sebenarnya gangguan bipolar itu?

Apa solusi untuk merawatnya? Dan mungkinkah Anda menderitanya? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut,

Gejala Bipolar Dan Cara Mencegahnya

sumber: google image​


Gangguan bipolar merupakan gangguan kesehatan jiwa yg menyebabkan perubahan mood, energi, & konsentrasi secara tidak wajar.

Seseorang yg mengalami gangguan bipolar akan berganti-ganti antara

dua fase suasana hati yg berlawanan.

Yaitu fase mania

dan fase depresi.

Kedua fase ini bukan sekedar perubahan mood yg dialami orang biasa. Karena fase-fase ini dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan.

Ketika mengalami fase mania, penderita bipolar akan merasa hiperaktif, berbicara lebih cepat dari biasanya, harap mengerjakan banyak hal sekaligus,

dan lebih nekat dalam pengambilan keputusan. Dan hal sebaliknya terjadi ketika dalam fase depresi.

Penderita bipolar akan merasa lesu, berbicara sedikit atau bahkan tidak berbicara sama sekali.

Mereka bahkan mengalami kesulitan untuk mengerjakan aktivitas sederhana sekalipun, & kehilangan motivasi untuk mengerjakan hal-hal yg biasanya disukai.

Beberapa orang bahkan dapat mengalami kedua fase tersebut secara bersamaan. Gejala ini diketahui sebagai "fase campuran" di mana seseorang mengalami mania & depresi secara bersamaan.

Seseorang juga dapat menderita gangguan bipolar meskipun fase yg dialaminya tidak se-intens fase gangguan bipolar pada umumnya. Ini diketahui sebagai gejala hypomania.

Penderita bipolar yg mengalami gejala hypomania dapat menjalani kegiatan sehari-hari tanpa masalah, & perubahan kepada moodnya mungkin cuma terlihat oleh teman dekat atau keluarga.

Mungkin sekarang kalian masih sedikit bingung dengan disparitas antara gangguan bipolar & mood swings yg biasa. Sekarang, kami uraikan perbedaannya. Gangguan bipolar terdiri dari tiga tipe.

Yaitu Tipe I,

Tipe II

dan Siklotimia. Orang yg tidak menderita gangguan bipolar, depresi atau gangguan kejiwaan lainnya kurang lebih terlihat seperti ini:

dengan naik turun suasana hati yg dapat dijelaskan dengan kejadian-kejadian hidup tertentu. Sementara itu, seseorang yg depresi akan mengalami fase depresi yg sangat rendah yg seringkali terjadi tanpa alasan tertentu.

Bipolar Tipe I mengalami perubahan mood yg sangat kontras. Dengan fase mania yg berlangsung setidaknya satu minggu, & fase depresi yg berlangsung setidaknya dua minggu.

Bipolar Tipe II mengalami perubahan mood yg mirip dengan Tipe I. Namun, dengan fase hypomania yg menggantikan fase mania.

Fase hypomania ini berlangsung setidaknya selama empat hari. Kemudian kita lanjut ke Tipe Siklotimia. Siklotimia bersifat seperti sebuah siklus. Dengan fase hypomania & fase depresif yg walaupun tidak se-intens Tipe I maupun Tipe II, berlangsung jauh lebih lama. Yaitu hingga 2 tahun.

Sama seperti banyak gangguan kejiwaan lainnya, penyebab gangguan bipolar tidak diketahui secara pasti. Dan layaknya gangguan kejiwaan lain, salah satu faktor terbesarnya yg meningkatkan resiko timbulnya gangguan bipolar adalah keturunan.

Karena gangguan bipolar merupakan kondisi kronis, dengan mengatakan lain, tidak dapat disembuhkan, perawatan dini serta pengobatan sangat penting untuk menekan

gejala-gejala seorang penderita bipolar.Apabila tidak dirawat, fase mania serta depresi penderita bipolar dapat berlangsung selama 6 -12 bulan. Gangguan bipolar merupakan salah satu contoh dari gangguan kejiwaan yang, walaupun tidak kasat mata,

dapat berakibat fatal kalau diabaikan. Bagi orang yg sehat secara mental, mungkin mudah bagi kami ntuk menyepelekan gangguan kejiwaan. Mengecapnya sebagai...

"kurang ibadah"

atau sekedar lebay atau caper.

Namun bagi penderitanya, gangguan kejiwaan mereka sama nyatanya dengan udara yg kita hirup,dan tidak dapat dihilangkan dengan begitu saja.

Gelombang mania & depresi akan tetap datang & akan tetap menyusahkan hidupnya.
Tetapi, dengan adanya lingkungan yg suportif serta perawatan medis & pengobatan yg konsisten,semua gelombang yg akan dihadapinya,dapat saja dihadapi dengan lebih mudah.



Apakah kalian mengenal seseorang yg menderita gangguan bipolar? Ceritakan pengalaman kalian di kolom komentar di bawah.


Sumber : Kompas.com
Kemarin 20:55
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.