• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gawat, Ternyata Marah Itu Ada Resikonya Loh ....

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Marah merupakan emosi yg normal. Semua orang pasti pernah merasakannya. Emosi ini punya akibat positif, tetapi sebaliknya, juga punya akibat negatif. Apalagi kalau dilakukan secara berlebihan, dapat menciptakan rasa tidak nyaman, hingga menimbulkan gangguan kesehatan.

Gawat, Ternyata Marah Itu Ada Resikonya Loh ....

Apa saja resiko marah?

1. Meningkatkan Rasa Cemas & Sulit Tidur

Dampak yg paling biasa terjadi saat marah adalah rasa cemas. Rasa cemas tersebut disebabkan oleh tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh saat marah. Selain itu, perubahan tingkat hormon dalam tubuh juga dapat menciptakan Anda sulit tidur.

2. Mengganggu Kinerja Jantung

Beberapa penelitian menyatakan, marah dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Penelitian menunjukkan, kemungkinan seorang pria pemarah terkena serangan penyakit jantung & pembuluh darah, 3 kali lebih akbar dibanding pria yg memiliki sifat lebih tenang.

Jadi, dalam 2 jam setelah amarah meluap, kemungkinan serangan jantung jadi berlipat ganda.

3. Meningkatkan Risiko Stroke

Jika Anda cenderung marah-marah, maka berhati-hatilah. Sebuah penelitian menunjukkan, ada risiko 3 kali lebih akbar bagi pemarah untuk terserang stroke akibat penggumpalan darah ke otak atau pendarahan dalam otak, dalam kurun waktu 2 jam setelah ledakan amarah.

4. Meningkatkan Risiko Masalah Pernapasan

Meskipun bukan perokok, tetapi bila sering marah, Anda dapat menyakiti paru-paru sendiri. Ilmuwan di Harvard University mempelajari 670 pria selama 8 tahun, untuk mengukur tingkat kemarahan & menilai perubahan dalam fungsi paru-parunya. Hasilnya, peningkatan hormon stres yg terkait dengan perasaan marah dapat menciptakan peradangan di saluran udara.

5. Meningkatkan Risiko Depresi

Marah berkaitan dengan depresi. Orang yg sering marah, dalam jangka panjang dapat berisiko mengalami depresi. Marah juga menyebabkan stres & sulit tidur yg dapat menciptakan Anda lebih mungkin mengalami depresi.

Selain dampak-dampak buruk marah di atas, marah juga dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar, misalnya hubungan dengan pasangan, anak atau rekan kerja.

Oleh karena itu, kelola emosi Anda dengan baik. Jika Anda merasa diluar kendali, maka lakukanlah kegiatan lain supaya terhindar dari amarah, seperti jalan santai atau berolahraga.

Penulis : Saya Hari ini 22:03
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.