Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.837
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti.
Pelatih regu nasional Inggris Gareth Southgate (kanan) menghibur Bukayo Saka yg gagal dalam adu penalti, berujung kekalahan melawan Italia dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (11/7/2021) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Laurence Griffith)
Southgate seolah meniti jalan panjang membayar kegagalannya di Euro 1996, tentunya dengan ekspektasi yg kian hari akan sering meninggi.Jakarta (ANTARA) - Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti. Rasanya ketiga hal itu kalau dikombinasikan akan sering menimbulkan kenangan buruk bagi publik sepak bola Inggris.
Generasi terdahulu sudah punya kenangan buruk atas kombinasi tiga hal itu, saat Southgate, yg jadi algojo keenam Inggris dalam adu penalti di semifinal Euro 1996, mendapati eksekusinya terlalu dekat dengan kiper Jerman Andreas Koepke.
Gara-gara Southgate, skuad Inggris dipaksa cuma menonton partai final Euro 1996 dari layar kaca di kediaman masing-masing, menyaksikan Jerman meraih gelar pemenang ketiga mereka.
25 tahun kemudian, kenangan buruk dari benak generasi terdahulu belum terhapuskan. Kombinasi Southgate, Wembley, & adu penalti kembali menambah ingatan kurang menyenangkan atas jargon "It's coming home" yg sekali lagi cuma jadi jargon tanpa wujud.
Wembley, 11 Juli 2021, Southgate yg berdiri di tepi lapangan Wembley dalam adu penalti final Euro 2020 kembali meninggalkan kenangan buruk untuk generasi penerus Inggris.
Tiga dari lima algojo opsi Southgate gagal menceploskan bola dari titik putih ke dalam gawang dalam adu penalti, yg berakhir dengan tepisan kiper Italia Gianluigi Donnarumma atas eksekusi penendang kelima Inggris, Bukayo Saka.
Baca juga: Daftar Juara Euro: Italia kembali jawara setelah setengah abad
Baca juga: Italia pemenang Euro 2020 seusai tundukkan Inggris lewat adu penalti
Selanjutnya: Ekspektasi, kekecewaan & obat luka
Berita diatas dikutip dari internet, jika Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih regu nasional Inggris Gareth Southgate (kanan) menghibur Bukayo Saka yg gagal dalam adu penalti, berujung kekalahan melawan Italia dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (11/7/2021) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Laurence Griffith)
Southgate seolah meniti jalan panjang membayar kegagalannya di Euro 1996, tentunya dengan ekspektasi yg kian hari akan sering meninggi.Jakarta (ANTARA) - Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti. Rasanya ketiga hal itu kalau dikombinasikan akan sering menimbulkan kenangan buruk bagi publik sepak bola Inggris.
Generasi terdahulu sudah punya kenangan buruk atas kombinasi tiga hal itu, saat Southgate, yg jadi algojo keenam Inggris dalam adu penalti di semifinal Euro 1996, mendapati eksekusinya terlalu dekat dengan kiper Jerman Andreas Koepke.
Gara-gara Southgate, skuad Inggris dipaksa cuma menonton partai final Euro 1996 dari layar kaca di kediaman masing-masing, menyaksikan Jerman meraih gelar pemenang ketiga mereka.
25 tahun kemudian, kenangan buruk dari benak generasi terdahulu belum terhapuskan. Kombinasi Southgate, Wembley, & adu penalti kembali menambah ingatan kurang menyenangkan atas jargon "It's coming home" yg sekali lagi cuma jadi jargon tanpa wujud.
Wembley, 11 Juli 2021, Southgate yg berdiri di tepi lapangan Wembley dalam adu penalti final Euro 2020 kembali meninggalkan kenangan buruk untuk generasi penerus Inggris.
Tiga dari lima algojo opsi Southgate gagal menceploskan bola dari titik putih ke dalam gawang dalam adu penalti, yg berakhir dengan tepisan kiper Italia Gianluigi Donnarumma atas eksekusi penendang kelima Inggris, Bukayo Saka.
Baca juga: Daftar Juara Euro: Italia kembali jawara setelah setengah abad
Baca juga: Italia pemenang Euro 2020 seusai tundukkan Inggris lewat adu penalti
Selanjutnya: Ekspektasi, kekecewaan & obat luka
- 1
- 2
- 3
- 4
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti adalah spam, mohon beritahu kami.