• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gara-Gara Twitter, Denry Hampir Meregang Nyawa

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
mhZqG.jpg

BANDUNG - Hanya gara-gara saling ejek di Twitter, nyawa Denry Muliansyah hampir saja melayang karena ditusuk pelaku berinisial FDR (27) di Jalan AH Nasution, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, belum lama ini.

Kapolsekta Arcamanik Kompol I Ketut Adi Purnama mengatakan, aksi penusukan tersebut berawal dari teman FDR, yang berinisial BW bertengkar dengan Denry di Twitter.

“Kemudian BW yang sedang bersama FDR, mengajak Denry ketemuan. Dan di saat itulah, BW menyuruh FDR untuk menganiaya Denry,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (26/4/2013).

Menurut Adi, BW dan FDR yang dalam pengaruh minuman keras langsung memukuli, menendang, dan hingga menusuk Denry menggunakan sebuah belati di bagian punggung dan lututnya.

Usai kejadian, para pelaku langsung kabur. Sementara korban yang tak berdaya dan terluka parah dilarikan ke RS Hasan Sadikin untuk menjalani pengobatan. Korban mendapat 18 jahitan di bagian punggungnya.

“Setelah kita mendapat laporan dari warga dan korban, kami dapatkan ciri-ciri pelaku. Dan tidak berapa lama FDR kami tangkap,” katanya.

Selain meringkus FDR, polisi juga menyita sebuah motor metik yang digunakan pelaku saat beraksi. Sementara belati yang digunakan untuk menusuk korban kini masih dicari.

Akibat perbuatannya, FDR dijerat Pasal 351 KUHPidana mengenai Penganiaayan dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Di tempat yang sama, FDR mengaku melakukan aksi penganiayaan dan penusukan lantaran diminta BW. Padahal, dia sendiri tidak mengetahui isi Twitter temannya maupun pelaku.

“Saya gak tau isi Twitternya apa, tapi waktu itu saya lagi mabok terus dikasih tau kalau BW lagi ada masalah terus minta bantu saya,” tuturnya.

Meski demikian, FDR yang juga mantan panglima geng motor di Kota Bandung itu mengaku jika kini dirinya menyesali perbuatannya. “Saya tobat, gak akan kayak gitu lagi,” pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.