• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Gapmmi: Industri Mamin Indonesia Di Peringkat 50

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. zasuke
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

zasuke

IndoForum Beginner D
No. Urut
182667
Sejak
10 Sep 2012
Pesan
624
Nilai reaksi
0
Poin
16
Panjangnya rantai distribusi dan tingginya biaya logistik di dalam negeri membuat peringkat daya saing industri makanan dan minuman (mamin) masih di bawah Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.

Daya saing industri makanan dan minuman Indonesia menduduki peringkat 50, masih di bawah negara kompetitor utama seperti Malaysia yang ada di peringkat 25, Brunei Darussalam peringkat 28, dan Thailand peringkat 38, kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman, di Jakarta, Senin.

"Sistem distribusi yang memerlukan waktu lama membuat biaya logistik semakin tinggi," katanya.

Faktor distribusi yang panjang, menurut Adhi, meningkatkan harga produk hingga 15 persen, yang memicu penurunan daya saing produk mamin Indonesia.

"Di negara Asia Tenggara rata-rata kenaikan harga produk hanya 7 persen, bahkan Jepang dan Malaysia hanya 5 persen," ujarnya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.