• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Ganjar: Saya Ketularan Pak Ahok

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
3XO0W.jpg
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meradang ketika menemukan praktik pungli di jembatan timbang. Amarahnya meluap kepada Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika Pemprov Jateng.

Saat ditemui di acara Musrenbangnas di Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2014) ini, Ganjar mengaku berguru kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. "Saya ketularan sama Pak Ahok (Basuki) nih marah-marah," kata Ganjar tertawa.

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu mengatakan, dalam memimpin pemerintahan di Jawa Tengah, ia jarang meluapkan amarahnya. Namun, praktik pungli di jembatan, kata dia, membuatnya tak bisa lagi menahan emosi.

Ganjar mengatakan, bila dibiarkan dan tidak diberi sanksi tegas, praktik pungli akan terus terjadi dan bahkan akan terjadi pada unit lainnya. Terlebih lagi, menurut dia, praktik pungli itu terjadi langsung di depan matanya.

"Praktiknya itu 'telanjang' ada di depan. Walaupun kita bilang 'jangan dilakukan lagi', kita enggak tahu mereka bakal pungli lagi atau enggak, memang sekali-sekali harus agak keras," kata Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar meminta kepada Dishubkominfo Jateng untuk membereskan hal tersebut selama satu pekan. Sebab, Ganjar mengaku, ia sudah banyak menerima aduan warga perihal pungli maupun jalan rusak akibat tonase berlebih di sana.

Dalam hidupnya, Ganjar menanamkan filosofi untuk dapat membina maupun membinasakan seorang pejabat. Yang terpenting adalah spirit atau semangatnya, penglihatan, barang, dan pengakuan dari oknum tersebut sudah ada.

"Sekarang tinggal mau perbaikan atau tidak karena jalan di Jawa Tengah itu sudah semakin rusak," kata Ganjar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ganjar melihat sendiri praktik pungli saat melakukan inspeksi mendadak di UPT Jembatan Timbang Subah, Kabupaten Batang, Minggu (27/4/2014) malam.

Saat sidak tersebut, Ganjar mengaku melihat langsung beberapa kernet memberikan uang Rp 10.000 hingga Rp 20.000 atau di bawah denda resmi tertinggi sebesar Rp 60.000 kepada petugas.

Ganjar juga akan melakukan evaluasi perda yang dinilainya sungguh tidak sempurna dilihat dari dampaknya. Ia juga berencana membahas hal ini dengan anggota dewan serta beberapa daerah lain yang terkait sebab truk-truk yang lewat berasal dari provinsi lainnya.
 
asal jangan darah tinggi aja pak
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.