• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ganjar: CCTV-ne Mati Kabeh, Piye Iki?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
F6B2.jpg
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terheran-heran adanya CCTV yang dipasang menghadap tembok di Jembatan Timbang Sarang. Kamis (2/7) ini, Ganjar melakukan sidak ke Jembatan Timbang Sarang setelah melakukan peninjauan jalan di wilayah perbatasan Jateng-Jatim.

Begitu datang, Ganjar langsung bertanya banyak hal kepada petugas jaga, satu di antaranya adalah CCTV. Begitu ia melihat CCTV di pojok kiri atas kantor jembatan timbang, ia langsung mencecar petugas.
"Itu (CCTV) berfungsi? Kok menghadap ke tembok? Opo nggo ngawasi pergerakan tembok?" tanya dia.
Petugas jaga pun kompak menjawab bahwa CCTV berfungsi. Mereka berkilah, kalau CCTV tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan seorang petugas jaga mengatakan kalau CCTV di pojok kiri atas itu bisa memantau seluruh ruangan.

Namun mereka tak bisa lagi beralasan saat Ganjar menanyakan monitor untuk memantau gambar CCTV. Akhirnya, mereka mengakui kalau CCTV tidak berfungsi. Bahkan, sejak kali pertama dipasang.
Kepada Koordinator Petugas Jaga Jembatan Timbang Sarang, Gunawan, Ganjar bertanya apakah ia sudah melaporkannya. "Sudah, Pak Gub. Kepada Pak Heri, Kepala UPT Pati," jawab Gunawan.
Ganjar kemudian meminta Gunawan untuk menelepon Heri. Begitu tersambung, politisi PDIP itu meminta penjelasan kepada Heri. Namun, jawaban yang diterima sepertinya kurang memuaskannya.

"Saya minta, buat laporannya dan dikirim ke kantor saya. Besok pagi harus (laporan) sudah sampai," tegas Ganjar di ujung telepon.

Setelah itu, Ganjar meminta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng, Urip Sihabudin untuk menghubungkannya dengan orang yang bertanggungjawab mengenai oprasional CCTV. Urip yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jateng, langsung menghubungi mantan anak buahnya.

"Saya di (jembatan timbang) Sarang. CCTV-ne mati kabeh. Piye iki?" Tanya Ganjar.
Setelah dilakukan pengecekan, dari enam CCTV di Jembatan Timbang Sarang, hanya satu yang berfungsi. Dari satu CCTV yang berfungsi itu, keberadaan Ganjar bisa dipantau dari pusat kendali oprasi Dishubkominfo Jateng.

Tidak percaya begitu saja, Ganjar bertanya warna baju yang dikenakannya. Setelah percaya bahwa ada satu CCTV yang berfugsi, Ganjar meminta agar kerusakan piranti tersebut segera dicek.
"Hari ini juga kirimkan orang njenengan untuk ngecek ke sini. Begitu orang itu berangkat, anda SMS saya," tegas Ganjar.

Di Jembatan Timbang Sarang, terdapat enam unit CCTV. Dua di dalam ruang petugas dan sisanya di luar ruangan. Sayangnya, sebagian peralatan canggih tersebut tidak berfungsi.

Seorang petugas yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, CCTV tersebut sudah tidak berfungsi sejak beberapa tahun lalu.
"Sejak dipasang tidak berfugsi. Saya lupa persisnya kapan. Mungkin (dipasang) sekitar 2011 atau 2012," ujar petugas.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.