• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ganja adalah obat kanker yang baru?

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
qe8N.jpg
Penelitian terbaru dari Inggris menemukan kalau senyawa tertentu dari ganja mampu membunuh sel kanker leukemia.

"Ganja sifatnya kompleks, salah satunya adalah kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan kanker," papar Dr Wai Liu dari University of London.

Sebagaimana dilansir dari Huffington Post, awalnya peneliti menganalisis enam jenis senyawa dalam ganja yang tidak menyebabkan teler. Ketika melakukan uji coba salah satu dan gabungan seluruh senyawa pada kanker, peneliti menemukan senyawa tersebut bisa menghambat pertumbuhan sel leukemia.

Meskipun demikian, Dr Liu menyatakan kalau tidak semua jenis senyawa ganja memiliki sifat serupa. Selain itu, timnya tidak yakin apakah senyawa ganja tersebut bisa melawan ratusan jenis sel kanker yang menyerang manusia.

Ketika ditanya apakah merokok ganja juga memiliki efek membunuh kanker, Dr Liu menjelaskan kalau hal tersebut sepertinya tidak akan terjadi.

"Merokok ganja itu membahayakan karena ada banyak senyawa yang diserap tubuh. Sementara kami melakukan penelitian pada beberapa senyawa tertentu yang tujuannya adalah langsung menyerang sel kanker," jelas Dr Liu.

Dr Liu lantas berharap penelitian lebih lanjut bisa dilakukan untuk mengembangkan ganja sebagai salah satu jenis obat kanker terbaru yang sifatnya ampuh.

Hasil penelitian yang didanai oleh GW Pharmaceuticals tersebut kemudian dilaporkan dalam jurnal Anticancer Research.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.