Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Assalamualaikum WR WB.
Siapa yg masih main game FF? Ada kejadian jenaka nih gan sis, eh entah lucu, menyedihkan atau kasihan ya jatuhnya. Jadi ceritanya begini
Kemarin viral orang tua marah marah karena anaknya menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk jajan game online, yg jadi korban kemarahan adalah kasirnya. entah siapa yg salah disini . tetapi kali ini korban adalah pemain free fire itu sendiri gan.
jadi hari selasa 8 juni 2021 kemarin ditemukan terdampar dibandara, diketahui bocah wanita berasal dari Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi ini sengaja datang kejakarta untuk menemui teman mabar game freefirenya, namun apesnya si bocah laki laki yg mau ditemuinya ternyata tidak mau menemui wanita tersebut.
padahal berdasarkan keterangan dari wanita tersebut, beredar bahwa si wanita hingga harus menjual motor ayahnya demi biaya menemui teman mabarnya ini. Namun bukan ketemuan yg didapatkan, malah di ghosting sama teman mabarnya.
belum diketahui juga apakah indri menjual motor ayahnya dengan ijin ayahnya atau tidak, tetapi sepertinya tidak karena menurut saksi, indri lari diceritakan kabur. Dan secara logika mana ada orangtua mau melepaskan ijin untuk anaknya pergi menemui laki laki jauh di seberang pulau.
Berita terakhir disebutkan kalau keluarganya dari Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi sudah menjemput ke bandara
Kasihan sungguh sebenarnya, kalau dulu karena korban aplikasi chating seperti mig33, mxit, mirc, & lainnya sekarang korban berawal dari video games gan, entah apa yg menjadikannya punya tekat kuat datang menemui si lelaki, apa sudah dijanjikan yg manis manis?. Entah kelalaian orang tua dalam mengawasi anaknya atau memang sudah terlalu nakal bocil bocil jaman sekarang.
Disadari atau tidak memang perkembangan teknologi ini bagai dua mata pisau, yg dapat berguna sekaligus berbahaya, sebijaknya para orang tua tetap punya kontrol kepada konten permainan maupun sosial media anak tersayang. Supaya tidak lagi terjadi hal hal yg tidak diharapkan seperti ini.
Sekian & terimakasih
sumber referensi
ulasan pribadi
ini dong
Hari ini 15:01
Siapa yg masih main game FF? Ada kejadian jenaka nih gan sis, eh entah lucu, menyedihkan atau kasihan ya jatuhnya. Jadi ceritanya begini
Kemarin viral orang tua marah marah karena anaknya menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk jajan game online, yg jadi korban kemarahan adalah kasirnya. entah siapa yg salah disini . tetapi kali ini korban adalah pemain free fire itu sendiri gan.
jadi hari selasa 8 juni 2021 kemarin ditemukan terdampar dibandara, diketahui bocah wanita berasal dari Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi ini sengaja datang kejakarta untuk menemui teman mabar game freefirenya, namun apesnya si bocah laki laki yg mau ditemuinya ternyata tidak mau menemui wanita tersebut.
padahal berdasarkan keterangan dari wanita tersebut, beredar bahwa si wanita hingga harus menjual motor ayahnya demi biaya menemui teman mabarnya ini. Namun bukan ketemuan yg didapatkan, malah di ghosting sama teman mabarnya.
belum diketahui juga apakah indri menjual motor ayahnya dengan ijin ayahnya atau tidak, tetapi sepertinya tidak karena menurut saksi, indri lari diceritakan kabur. Dan secara logika mana ada orangtua mau melepaskan ijin untuk anaknya pergi menemui laki laki jauh di seberang pulau.
Berita terakhir disebutkan kalau keluarganya dari Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi sudah menjemput ke bandara
Kasihan sungguh sebenarnya, kalau dulu karena korban aplikasi chating seperti mig33, mxit, mirc, & lainnya sekarang korban berawal dari video games gan, entah apa yg menjadikannya punya tekat kuat datang menemui si lelaki, apa sudah dijanjikan yg manis manis?. Entah kelalaian orang tua dalam mengawasi anaknya atau memang sudah terlalu nakal bocil bocil jaman sekarang.
Disadari atau tidak memang perkembangan teknologi ini bagai dua mata pisau, yg dapat berguna sekaligus berbahaya, sebijaknya para orang tua tetap punya kontrol kepada konten permainan maupun sosial media anak tersayang. Supaya tidak lagi terjadi hal hal yg tidak diharapkan seperti ini.
Sekian & terimakasih
sumber referensi
ulasan pribadi
ini dong
Hari ini 15:01