• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Game Elektronik Ancam Kesehatan Anak

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Remaja dan anak-anak berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti cedera persendian (Repetitive Strain Injuries/RSI) dan nyeri leher akibat seringnya bermain game elektonik.

Menurut ahli tulang, anak-anak yang selalu bermain game menggunakan teknologi terkini, seperti iPhone, iPad dan gadget lainnya, mengeluhkan rasa sakit di ibu jari, pergelangan tangan dan siku, leher terasa kaku, sakit kepala dan nyeri bahu. Kondisi seperti ini biasa dialami para pekerja yang bekerja menggunakan komputer.

Juru bicara asosiasi ahli tulang Australia, Dr Kerein Earney mengatakan anak berisiko mengalami cedera permanen akibat menggunakan pc tablet secara berlebihan, smartphone, dan permainan dengan teknologi genggam.

Dr Earney menambahkan, ia melihat anak-anak berusia delapan tahun dengan kurva leher berlawanan akibat keseringan bermain dengan game genggam. Ia juga melihat seorang anak berusia 15 tahun yang menghabiskan waktu liburan sekolahnya dengan menonton TV dan bermain game komputer mengeluh nyeri otot dan migrain.

“Ketika anak-anak bermain game menggunakan gadget, mereka sering berselonjoran di kursi dengan kepala tertunduk dan menekan kepala mereka. Hal ini membuat tulang di leher mereka memburuk lebih dini. Jika dibiarkan akan membutuhkan pengobatan yang mahal dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang,” jelasnya, seperti dilansir melalu news.com.

Dr Earney menambahkan ia juga melihat lebih banyak orang dewasa yang menghabiskan banyak waktu bermain dengan media elektronik mereka.

“Saya tidak berpikir orang menyadari dampak dari permainan elektronik dan media elektronik dan peralatan yang mereka gunakan,” tambahnya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.