roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Selasa, 18 November 2008 | 03:27 WIB
ISLAMABAD, SENIN - Irfan Sheikh, seorang dokter berusia 50 tahunan ditemukan tidak sadarkan diri di dalam galian makam wanita sepupunya yang meninggal dua hari sebelumnya di Kamalia, 130 kilometer sebelah baratdaya Lahore, ibukota provinsi Punjab, Pakistan Timur. Kemungkinan ia gagal bunuh diri di makam wanita yang dicintainya itu.
"Tampaknya pria ini kehilangan akal," kata Zulfiqar Ali, seorang penyelidik kepolisian. Bagaimana tidak, ia menggali makam itu dan tidur bersama mayat wanita itu setelah ia meminum pil penenang dalam jumlah besar pada Sabtu (16/11) malam.
Irfan Sheikh diamankan polisi setempat setelah penduduk melaporkan adanya makam yang terbuka dan melihat tubuh pria tersebut. Setelah mengetahui bahwa dokter tersebut masih hidup, polisi segera membawanya ke rumah sakit dan kemudian ke kantor polisi setelah pulih dari perawatan.
Sang dokter mengatakan kepada polisi bahwa ia mencintai sepupunya yang berusia 60 tahun itu. Namun, cintanya rupanya bertepuk sebelah tangan dan wanita tersebut dipaksa menikah dengan seorang pria lain yang tidak dicintainya sekitar 30 tahun lalu.
"Saya tidak pernah menikah karena saya telah berjanji kepadanya bahwa saya tidak akan pernah mengangankan wanita lain kecuali dirinya," kata dokter itu, seperti dikutip oleh Ali. Ketika sepupunya meninggal, Irfan merasa bahwa dunia telah berakhir baginya dan ia memutuskan bergabung bersama wanita itu di dalam makam tersebut.
Atas peristiwa tersebut, keluarga wanita itu tidak akan melakukan tindakan hukum terhadap dokter tersebut dan polisi juga tidak tahu akan mengenakan tuduhan apa terhadapnya. "Mungkin, kami akan mendaftarnya atas tuduhan usaha bunuh diri," tandas Ali.
ISLAMABAD, SENIN - Irfan Sheikh, seorang dokter berusia 50 tahunan ditemukan tidak sadarkan diri di dalam galian makam wanita sepupunya yang meninggal dua hari sebelumnya di Kamalia, 130 kilometer sebelah baratdaya Lahore, ibukota provinsi Punjab, Pakistan Timur. Kemungkinan ia gagal bunuh diri di makam wanita yang dicintainya itu.
"Tampaknya pria ini kehilangan akal," kata Zulfiqar Ali, seorang penyelidik kepolisian. Bagaimana tidak, ia menggali makam itu dan tidur bersama mayat wanita itu setelah ia meminum pil penenang dalam jumlah besar pada Sabtu (16/11) malam.
Irfan Sheikh diamankan polisi setempat setelah penduduk melaporkan adanya makam yang terbuka dan melihat tubuh pria tersebut. Setelah mengetahui bahwa dokter tersebut masih hidup, polisi segera membawanya ke rumah sakit dan kemudian ke kantor polisi setelah pulih dari perawatan.
Sang dokter mengatakan kepada polisi bahwa ia mencintai sepupunya yang berusia 60 tahun itu. Namun, cintanya rupanya bertepuk sebelah tangan dan wanita tersebut dipaksa menikah dengan seorang pria lain yang tidak dicintainya sekitar 30 tahun lalu.
"Saya tidak pernah menikah karena saya telah berjanji kepadanya bahwa saya tidak akan pernah mengangankan wanita lain kecuali dirinya," kata dokter itu, seperti dikutip oleh Ali. Ketika sepupunya meninggal, Irfan merasa bahwa dunia telah berakhir baginya dan ia memutuskan bergabung bersama wanita itu di dalam makam tersebut.
Atas peristiwa tersebut, keluarga wanita itu tidak akan melakukan tindakan hukum terhadap dokter tersebut dan polisi juga tidak tahu akan mengenakan tuduhan apa terhadapnya. "Mungkin, kami akan mendaftarnya atas tuduhan usaha bunuh diri," tandas Ali.

