Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kamu punya hewan peliharaan dirumah? Nah, kira-kira hewan apa yg anda pelihara? Gajah, Badak, Singa, Buaya, atau hewan ternak seperti Kuda & Onta?
Buset, tuh peliharaan apa kebun binatang? Hehehe, tetapi sah saja sih memelihara hewan yg memang tak biasa seperti Irfan Hakim & Panji Si Petualang, mereka memelihara fauna-fauna yg unik.
Tapi bagaimana kalau ada sosok wanita yg masih belia kira-kira masih duduk dibangku sekolah tingkat pertama, memelihara hewan melata sekelas Piton atau sering disebut sanca raksasa, tentu saja bikin geleng-geleng kepala bukan.
Gadis belia ini bernama Chalwa Ismah Kamal, ular memang jadi salah satu hewan yg ditakuti oleh kaum hawa, bahkan TS juga takut sih sama ular apalagi kalau ketemu king cobra & sejenisnya dapat-dapat bikin TS lari hingga kencing dicelana kayaknya. Maklum gan, dulu waktu masih seneng berenang di sungai tau-tau nongol ular tipe ini langsung acara mandi disungai pun bubar.
Untung masih pada piyik, ada 5 orang semua ngibrit tunggang langgang pas ada ular disekitar sungai, bayangin aja itu burung tekukur pada gondal gandul. Dulu, sebelum ada ponsel pintar kayak sekarang. Jadi permainan paling asyik itu ya nyebur di sungai, zamannya permainan tetris yg dapat ngatain pemainnya "Bego Lu" itu masa-masa emas permainan anak-anak sih buat saya.
Nah balik lagi nih sama si Piton yg dipelihara oleh Chalwa, ternyata seluruh keluarganya memang menyukai hewan reptil tersebut. Memang Piton itu termasuk tipe ular yg besar, namun ular ini termasuk dalam kategori ular tak berdapat.
Mereka akan memakan mangsanya dengan cara dililit & diremukkan semua tulang-tulangnya, lalu akan ditelan bulat-bulat. Walau jarang ada Piton yg menyerang & memakan manusia, namun dibeberapa kasus ada yg tewas karena piton yg disebut sanca kembang mungkin karena habitatnya terusik & mereka lapar.
Chalwa sendiri, tidak cuma mempunyai satu ular namun ada enam ekor ular yg ditaruh dalam kandang yg berbeda-beda, yg unik ketika ular tersebut ganti kulit, Chalwa juga kerap menolong hewan peliharaannya itu ketika berganti kulitnya.
Tentu saja Piton yg dimiliki Chalwa, naluri predatornya sudah lemah karena ular ini dipelihara sejak anakan. Jadi sudah jadi ular masuk kota, sudah terbiasa dengan makan yg disupain, & juga terbiasa dengan adanya manusia, maka naluri alamiahnya manusia bukanlah musuh atau makanan hal ini yg menciptakan ia terlihat sangat jinak.
Di alam liar Piton ini sebenarnya memburu burung, tikus, babi hutan, monyet, atau rusa. Terkadang ada yg masuk ke pemukiman mereka memburu ayam, anjing & kucing terkadang kambing. Tapi terkadang di saat & waktu yg tidak tepat target Sanca Kembang ini sering memakan manusia, ini semua karena habitatnya terganggu oleh ulah manusia itu sendiri.
Ketika makanan alami di dalam hutan mulai sedikit, terlebih lagi hutan sudah berganti jadi kebun sawit, perumahan hingga jalan beraspal. Maka ular ini mulai berburu hingga ke ladang-ladang & terjadilah hal yg tak di harapkan.
Untuk itu perlunya kita peduli akan alam, mereka para cukong hutan yg membabat kayu tanpa HPH di Indonesia masih kerap teejadi. Hukum yg lemah, ketika yg punya uang lebih berkuasa dapat dipastikan bumi akan hancur karena ulah tamaknya manusia. Masihkan kita merusak alam, masihkah kita peduli akan hutan, siapa yg bertanggung jawab kita atau negara? Salam, saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik,klik
Pic : google
GIF
GIF
Kunjungi Blog Kompak di Kaskus klik banner di bawah