yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
NGAWI - Seorang anak baru gede (ABG) perempuan berusia 12 tahun dikelabui dan dibawa lari pria berusia 45 tahun yang masih tetangga korban. Korban dibawa kabur dan diperkosa di tempat kerja pelaku di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Aksi pria hidung belang, yang diketahui berinisial Su, warga Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, itu diketahui keluarga korban. Korban merupakan siswi kelas 7 SMP berinisial De.
Su dilaporkan oleh orangtua korban, Sk (40) dan He (38), atas tuduhan penculikan dan pemerkosaan. Korban sempat disekap selama empat hari di tempat kerja pelaku. Sk dan He tidak tinggal serumah dengan anaknya yang tinggal bersama dengan neneknya di Ngawi.
Kepada petugas, Senin (30/7/2012), Su mengaku membujuk korban dengan mengajak rekreasi di daerah Semarang. Komunikasi dilakukan melalui sembungan telepon seluler. De pun termakan bujuk rayu pelaku kemudian meninggalkan rumah tanpa pamit menuju Solo untuk bertemu Su.
Ayah korban, Sk, seorang penjual es kelililing di Jakarta, tak bisa menyembunyikan kegeramanya. Apalagi, pelaku merupakan tetangga dekat yang sering bertandang ke rumahnya.
Akibat perbuatan bejat Su, korban yang baru beberapa hari bersekolah, kini lebih banyak mengurung diri. Dia malu bertemu teman-temannya di sekolah. Kasus ini masih ditangani petugas Polres Ngawi.
Aksi pria hidung belang, yang diketahui berinisial Su, warga Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, itu diketahui keluarga korban. Korban merupakan siswi kelas 7 SMP berinisial De.
Su dilaporkan oleh orangtua korban, Sk (40) dan He (38), atas tuduhan penculikan dan pemerkosaan. Korban sempat disekap selama empat hari di tempat kerja pelaku. Sk dan He tidak tinggal serumah dengan anaknya yang tinggal bersama dengan neneknya di Ngawi.
Kepada petugas, Senin (30/7/2012), Su mengaku membujuk korban dengan mengajak rekreasi di daerah Semarang. Komunikasi dilakukan melalui sembungan telepon seluler. De pun termakan bujuk rayu pelaku kemudian meninggalkan rumah tanpa pamit menuju Solo untuk bertemu Su.
Ayah korban, Sk, seorang penjual es kelililing di Jakarta, tak bisa menyembunyikan kegeramanya. Apalagi, pelaku merupakan tetangga dekat yang sering bertandang ke rumahnya.
Akibat perbuatan bejat Su, korban yang baru beberapa hari bersekolah, kini lebih banyak mengurung diri. Dia malu bertemu teman-temannya di sekolah. Kasus ini masih ditangani petugas Polres Ngawi.