• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Fungsi Homeostasis Pada Tubuh Manusia

jennywijaya

IndoForum Newbie A
No. Urut
288379
Sejak
10 Nov 2020
Pesan
318
Nilai reaksi
1
Poin
18
6-tips-cermat-menghindari-dehidrasi-saat-puasa-1558412209.jpg

Homeostasis merupakan suatu kemampuan tubuh manusia untuk menjaga keseimbangan antara proses dan fungsi pada tubuh manusia secara konsisten dan tidak berubah, sehingga tubuh dapat mempertahankan dirinya dengan optimal. Hal ini bisa kita lihat dari cara tubuh dalam menjaga detak jantung, suhu tubuh, serta tingkat keasaman darah agar tetap sama.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi homeostasis, diantaranya adalah suhu yang dimana panas dalam tubuh dilepaskan dan diperoleh sehingga suhu dalam tubuh tetap normal. Lalu pH dimana harus ada keseimbangan antara ion hidrogen dalam tubuh yang diproduksi dan yang dikeluarkan, selain itu urea juga merupakan faktor yang mempengaruhi homeostasis.

Lalu fungsi dari kemampuan tubuh untuk mempertahankan dirinya adalah :

  • Untuk menjaga keseimbangan air, kadar garam dan air dalam tubuh haruslah sesuai untuk menjaga osmolaritas darah. Jika jumlah air terlalu sedikit dibandingkan garam maka akan menyebabkan manusia mudah mengalami haus atau dehidrasi.
  • Mengatur suhu tubuh, manusia merupakan organisme yang berdarah panas, hal ini berartikan bahwa tubuh perlu mengatur suhu tubuhnya sendiri untuk mempertahankan diri. Hipotalamus bekerjasama dengan kulit untuk mengatur suhu tubuh, karena bagian dari otak ini memiliki saraf yang dapat mendeteksi suhu darah, sedangkan peran kulit adalah memiliki saraf yang berfungsi untuk mendeteksi suhu di lingkungan kita. Maka dari hal inilah suhu dalam tubuh kita dapat terjaga karena fungsi dan kerja masing-masing orang yang saling terkoordinasi.
  • Penyimpan kalsium dalam darah, proses homeostasis membantu untuk mencegah terjadinya terlalu banyak cadangan atau terlalu sedikit kalsium di darah. Hormon paratiroid yang dihasilkan oleh kelenjar paratiroid membantu tulang menyebarkan kalsium pada darah sehingga masing-masing bisa menjaga kadar kalsium agar tetap seimbang.
  • Memberikan tanda apabila tubuh membutuhkan energi, jika kita merasa lapar itu merupakan tanda tubuh kita memerlukan asupan makanan untuk dijadikan energi, ghrelin memberikan sinyal pada otak untuk mengeluarkan sinyal yang menandakan kita lapar, sedangkan leptin memberikan sinyal pada otak untuk memberitahu tubuh jika sudah terasa penuh atau bisa disebut kenyang. Dua hormon ini saling berkoordinasi dengan baik sehingga bisa mengatur asupan makanan yang masuk dalam tubuh kita.
  • Pengaturan pernapasan, hal ini juga merupakan fungsi homeostasis yang ada pada tubuh. Proses bernafas merupakan hal yang dilakukan tanpa kita sadari atau secara otomatis dilakukan oleh tubuh, sistem saraf bekerja untuk memastikan tubuh memperoleh kadar oksigen yang cukup melalui pernapasan.
  • Membuang racun dalam tubuh, ketika racun dalam tubuh menumpuk tentu akan menyebabkan gangguan atau penyakit. Biasanya sistem pada kemih akan membantu pembuangan racun dan memastikan hanya sisa-sisa metabolisme juga yang dibuang melalui air seni.

Nah, itu dia beberapa fungsi dari homeostasis yang terjadi pada tubuh kita, proses ini terjadi secara terus menerus tanpa kita sadari, oleh sebab itu kita bisa bertahan hidup. Selain itu, proses ini juga memiliki 4 komponen utama yaitu perubahan dimana tubuh membutuhkan sel untuk bereaksi seperti jika ada perubahan suhu atau komponen perubahan di dalam atau sekitar sel. Lalu, reseptor yang merupakan komponen untuk mendeteksi perubahan tersebut dan dikirimkan kepada pusat kontrol yaitu otak untuk menjaga kinerja seluruh organ atau hormon pada tubuh tetap seimbang. Komponen berikutnya adalah pusat kendali, dimana menerima impuls lalu mengirimkannya menjadi sinyal perintah kepada efektor, dan terakhir adalah komponen efektor yang merupakan peran perubahan fisik seperti jantung, organ tubuh, dan cairan dalam tubuh.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.