ArRay
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 98490
- Sejak
- 1 Jun 2010
- Pesan
- 5.107
- Nilai reaksi
- 142
- Poin
- 63
Foke Prihatin Pelecehan Seks di Busway
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liauw
Senin, 2 Agustus 2010 | 19:27 WIB
TERKAIT:
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku prihatin dengan aksi-aksi mesum yang terjadi di dalam bus Transjakarta. Hal tersebut dikatakannya, Senin (2/8/2010), menanggapi terus terjadinya aksi tak bermoral tersebut.
"Saya prihatin dengan pelecehan seksual di Busway oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab," ujarnya kepada para wartawan di Balai Kota, Senin. Dikatakan Foke, Transjakarta, sebagai ikon ibu kota, perlu mendapat perhatian yang lebih besar. Pengelola Transjakarta, sambungnya, perlu mengedepankan keamanan, kenyamanan, keterjangkauan harga, dan keselamatan penumpang, dalam memberikan pelayanan.
Kendati antrean penumpang di sebagian besar shelter Transjakarta telah dipisahkan, nyatanya aksi pelecehan seksual di dalam bus masih terjadi. Kejadian terakhir, Senin tadi, seorang pegawai negeri sipil berinisial DA diamankan setelah melakukan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswa di bus Transjakarta, tepatnya di Cempaka Putih saat bus tengah menuju shelter Harmoni.
Ini bukan kejadian pelecahan seksual pertama di bus Transjakarta. Sebelumnya, beberapa kali pelecahan seksual terjadi. Semuanya dilakukan pelaku laki-laki terhadap korban perempuan. Hal tersebut salah satu alasan desakan agar antrian di bus Transjakarta dipisah antara laki-laki dan perempuan.
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liauw
Senin, 2 Agustus 2010 | 19:27 WIB
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Warga yang hendak menumpang bus transjakarta, rela antri berdesak-desakkan. TERKAIT:
- Polisi Dikerahkan Jaga Halte Busway
- Pelaku Pelecehan di Busway Ditahan
- Polisi Akan Awasi Pelecehan di Busway
- NA Nekat Pegang Bokong dan Meraba-raba
- Adukan Peleceh Seks di Bus Transjakarta
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku prihatin dengan aksi-aksi mesum yang terjadi di dalam bus Transjakarta. Hal tersebut dikatakannya, Senin (2/8/2010), menanggapi terus terjadinya aksi tak bermoral tersebut.
"Saya prihatin dengan pelecehan seksual di Busway oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab," ujarnya kepada para wartawan di Balai Kota, Senin. Dikatakan Foke, Transjakarta, sebagai ikon ibu kota, perlu mendapat perhatian yang lebih besar. Pengelola Transjakarta, sambungnya, perlu mengedepankan keamanan, kenyamanan, keterjangkauan harga, dan keselamatan penumpang, dalam memberikan pelayanan.
Kendati antrean penumpang di sebagian besar shelter Transjakarta telah dipisahkan, nyatanya aksi pelecehan seksual di dalam bus masih terjadi. Kejadian terakhir, Senin tadi, seorang pegawai negeri sipil berinisial DA diamankan setelah melakukan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswa di bus Transjakarta, tepatnya di Cempaka Putih saat bus tengah menuju shelter Harmoni.
Ini bukan kejadian pelecahan seksual pertama di bus Transjakarta. Sebelumnya, beberapa kali pelecahan seksual terjadi. Semuanya dilakukan pelaku laki-laki terhadap korban perempuan. Hal tersebut salah satu alasan desakan agar antrian di bus Transjakarta dipisah antara laki-laki dan perempuan.