• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Firman Hukum AS Siap Tuntut MAS dan Boeing

Tiopan1990

IndoForum Newbie E
No. Urut
282834
Sejak
28 Mar 2014
Pesan
63
Nilai reaksi
0
Poin
6
PENCARIAN sulit terhadap puing pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia Selatan dihentikan untuk sementara Kamis karena cuaca memburuk di tengah langkah awal tuntutan hukum yang dilakukan perusahaan AS mewakili keluarga yang berduka.

Meskipun area pencarian luas dan terpencil melewati lautan yang berombak besar, Perdana Menteri Australia Tony Abbott optimistis tim pencari dari berbagai negara bisa menemukan puing-puing dari pesawat jet penumpang Boeing 777 yang menurut Malaysia jatuh di laut.

Sementara itu firma hukum Amerika Serikat Ribbeck Law Chartered International mengatakan pihaknya akan berpotensi mengajukan tuntutan hukum jutaan dolar AS terhadap Malaysia Airlines dan Boeing, yang meningkatkan momok tuntutan hukum besar-besaran akibat musibah itu.

“Kami percaya bahwa kedua pihak itu bertanggung jawab atas musibah Flight MH370,” ujar Firma hukum itu dalam pernyataannya, Rabu (26/3).

Selain itu firma hukum tersebut mengajukan petisi di pengadilan negara bagian AS Illinois untuk mencari dokumen terkait dengan kemungkinan cacat manufaktur atau kesalahan maskapai penerbangan yang mungkin telah menyebabkan kecelakaan itu.

Pesawat yang nahas itu, berisikan 239 penumpang dan awak, hilang kontak pada 8 Maret dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Awal pekan ini, pihak berwenang Malaysia mengatakan bahwa analisis data satelit menunjukkan pesawat jatuh ke laut Selatan yang jauh dari Australia Barat, kemungkinan setelah kehabisan bahan bakar.

Hambat

Angin kencang, hujan lebat dan gelombang besar menghambat pencarian dari udara di kawasan itu Kamis, setelah sehari sebelumnya mereda sehingga pencarian dihentikan untuk sementara, walau sebelumnya pihak Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) mengatakan tujuh pesawat telah berada di area pencarian dengan empat lagi dalam perjalanan kesitu.

Kapal angkatan laut Australia HMAS Success juga telah kembali ke kawasan itu untuk mencari dua objek yang terlihat dari udara minggu ini .

AMSA mengatakan empat kapal China juga telah mencapai kawasan tersebut dalam upaya menemukan bukti fisik pesawat dan petunjuk yang menyebabkan pesawat menyimpang dari jalurnya.

Para kerabat penumpang dan awak yang lebih dari dua minggu mengalami ketidakpastian mengenai nasib pesawat dan kurangnya bukti kuat sebagian masih menolak untuk menerima kabar bahwa pesawat telah jatuh.

Dua pertiga dari penumpang pesawat naas itu merupakan warga Tiongkok dan kerabat mereka menuduh Malaysia menipu dan tak berperasaan dalam menangani tragedi itu.

Aksi protes terjadi di luar kedutaan Malaysia di Beijing pada Selasa lalu, bentrok dengan penjaga dan menyalahkan duta besar ketika mereka menuntut untuk mengetahui apa yang terjadi pada orang-orang yang mereka cintai.

“Saya masih percaya pada bukti langsung seperti sesuatu dari pesawat atau sesuatu semacam itu. Jika mereka memiliki sesuatu (puing) maka mungkin saya akan menerima hasilnya,” kata Steve Wang, yang ibunya (57) menjadi penumpang pesawat itu.

Menjelang mengheningkan cipta di parlemen untuk korban penerbangan, yang terdapat enam warga Australia, di Canberra Abbott mengemukakan pencarian akan terus berlanjut sampai tidak ada harapan untuk menemukan apa-apa.

Cuaca dan jauhnya jarak daerah kecelakaan itu dari daratan telah menggagalkan upaya mencari benda diduga bagian MH370 meskipun terdapat sejumlah penampakan. Kendati demikian Abbott mengaku yakin puing-puing pesawat itu akan ditemukan.

“Zona kecelakaan itu jauh dari mana-mana tapi lebih dekat ke Australia ketimbang dari tempat lain,” katanya.

Pihak berwenang berharap bisa mengambil kotak hitam dan data penerbangan yang berharga, yakin bisa menelusuri petunjuk penyebab kecelakaan itu.
 
Terakhir disunting oleh moderator:
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.