• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Filosofi Peci Gus Dur di Kepala Jokowi

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
wGrDO.jpg
Pemberian sebuah peci milik Abdurrahman Wahid oleh sang istri, Sinta Nuriyah kepada Gubernur Joko Widodo, rupanya memiliki nilai filosofis yang mendalam.

Kamis (26/9/2013), putri kedua Sinta dan almarhum pria yang akrab disapa Gus Dur, Yenny Wahid, menjelaskan, penyematan peci di kepala Jokowi merupakan simbolisasi pemberian tanggung jawab yang besar.

"Kepala bagi orang Jawa adalah anggota tubuh yang dihormati. Peci, sebagai penutup kepala, sangat besar apresiasinya atas anggota tubuh yang paling dihormati tersebut," ujar Yenny.

Yenny mengakui, peci berbahan rotan berwarna krem dengan garis coklat tersebut merupakan salah satu koleksi peci kesukaan ayahnya. Namun, diakuinya, peci tersebut secara spesifik tidak digunakan langsung oleh mantan Presiden ke-4.

Jokowi, kata Yenny, dianggap memiliki kesamaan gagasan dengan sang ayah, yakni ketidaksukaan terhadap birokrasi yang berbelit-belit hingga kesukaannya untuk turun langsung ke lapangan demi menangkap opini masyarakat secara langsung. Terlebih, Jokowi dianggap memiliki dua hal yang jarang ditemui di sosok pejabat negara lainnya.

Pertama, soal kemampuan mengelola pemerintah daerah yang baik. Dan yang kedua, yakni soal memberikan perhatian yang lebih terhadap isu keberagaman, khususnya saat Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI. "Apalagi pas pecinya disematkan, pas dengan kepala Jokowi, saya rasa memang sudah jodoh," lanjut Yenny.

Joko Widodo mendapatkan hadiah spesial saat menjadi key note speaker di Hari Lahir ke-9 Wahid Institute pada Kamis (26/9/2013). Di akhir acara, Sinta Nuriyah menyematkan peci berbahan rotan dengan warna krem serta garis coklat milik Gus Dur ke kepala Jokowi. Pemberian peci itu dilaksanakan di depan sejumlah tokoh, semisal Akbar Tandjung, Wiranto, serta sejumlah tokoh lainnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.