Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.182
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita FIFA uji coba teknologi offside semiotomatis pada Piala Arab.
Pemain Manchester City Fernandinho merayakan gol yg kemudian dianulir wasit karena offside dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City & Leicester di King Power Stadium di Leicester, Inggris, 4 Maret 2021. (REUTERS/Mark Cosgrove/News Images/Sipa U/News Images)
Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola dunia FIFA akan menguji teknologi offside semiotomatisnya dalam Piala Arab 2021 di Qatar yg kickoff Selasa ini yg disebut Kepala Wasit Pierluigi Collina mengatakan lomba itu uji coba terpenting sistem itu sejauh ini.
Teknologi ini didasarkan kepada pelacakan anggota badan & memberikan informasi kepada Video Assistant Referee (VAR) sebelum ofisial lapangan mengambil keputusan terakhir.
"Kami akan memasang kamera di bawah atap setiap stadion," mengatakan Direktur Teknologi & Inovasi Sepak Bola FIFA Johannes Holzmueller seperti dikutip Reuters.
"Data pelacakan anggota badan yg diekstraksi dari video itu akan dikirimkan ke ruang operasi & penghitungan garis offside serta titik tendangan yg terdeteksi dihinggakan kepada operator tayang ulang hampir secara seketika."
"Operator tayang ulang kemudian diberi kesempatan untuk segera menunjukkannya kepada VAR. Dalam Piala Arab FIFA, asisten VAR yg dikhususkan untuk stasiun offside dapat segera memvalidasi & mengonfirmasi informasi itu."
Baca juga: FIFA pastikan Piala Dunia Klub di UEA digelar 3-12 Februari
Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger mengatakan April silam bahwa dia berharap organisasi tersebut siap menerapkan teknologi tersebut pada Piala Dunia Qatar tahun depan.
Pada Maret, mantan striker Belanda Marco van Basten meminta anggota parlemen sepak bola untuk mempertimbangkan menghapus aturan offside, dengan menyebut sepakbola jadi lebih baik tanpa itu.
Pertandingan sepakbola sudah dihujani panggilan offside yg kontroversial sejak VAR diperkenalkan karena semakin besarnya kekhawatiran atas waktu yg dibutuhkan & ketepatan evaluasi offside.
Baca juga: Infantino sebut yg menentang perubahan Piala Dunia ketakutan
"Teknologi sangat penting & berguna baik dalam persiapan prapertandingan maupun proses pengambilan keputusan selama laga," mengatakan Collina.
"Dalam insiden offside, keputusan dibuat setelah menganalisis tidak cuma posisi pemain tetapi juga keterlibatan mereka dalam pergerakan."
"Teknologi saat ini atau nanti dapat menarik garis tetapi evaluasi yg mempengaruhi pertandingan atau lawan tetap berada di tangan wasit."
Baca juga: FIFA jamin siapa pun boleh datangi Piala Dunia Qatar
Berita diatas dikutip dari internet, jika FIFA uji coba teknologi offside semiotomatis pada Piala Arab adalah spam, mohon beritahu kami.
Pemain Manchester City Fernandinho merayakan gol yg kemudian dianulir wasit karena offside dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City & Leicester di King Power Stadium di Leicester, Inggris, 4 Maret 2021. (REUTERS/Mark Cosgrove/News Images/Sipa U/News Images)
Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola dunia FIFA akan menguji teknologi offside semiotomatisnya dalam Piala Arab 2021 di Qatar yg kickoff Selasa ini yg disebut Kepala Wasit Pierluigi Collina mengatakan lomba itu uji coba terpenting sistem itu sejauh ini.
Teknologi ini didasarkan kepada pelacakan anggota badan & memberikan informasi kepada Video Assistant Referee (VAR) sebelum ofisial lapangan mengambil keputusan terakhir.
"Kami akan memasang kamera di bawah atap setiap stadion," mengatakan Direktur Teknologi & Inovasi Sepak Bola FIFA Johannes Holzmueller seperti dikutip Reuters.
"Data pelacakan anggota badan yg diekstraksi dari video itu akan dikirimkan ke ruang operasi & penghitungan garis offside serta titik tendangan yg terdeteksi dihinggakan kepada operator tayang ulang hampir secara seketika."
"Operator tayang ulang kemudian diberi kesempatan untuk segera menunjukkannya kepada VAR. Dalam Piala Arab FIFA, asisten VAR yg dikhususkan untuk stasiun offside dapat segera memvalidasi & mengonfirmasi informasi itu."
Baca juga: FIFA pastikan Piala Dunia Klub di UEA digelar 3-12 Februari
Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger mengatakan April silam bahwa dia berharap organisasi tersebut siap menerapkan teknologi tersebut pada Piala Dunia Qatar tahun depan.
Pada Maret, mantan striker Belanda Marco van Basten meminta anggota parlemen sepak bola untuk mempertimbangkan menghapus aturan offside, dengan menyebut sepakbola jadi lebih baik tanpa itu.
Pertandingan sepakbola sudah dihujani panggilan offside yg kontroversial sejak VAR diperkenalkan karena semakin besarnya kekhawatiran atas waktu yg dibutuhkan & ketepatan evaluasi offside.
Baca juga: Infantino sebut yg menentang perubahan Piala Dunia ketakutan
"Teknologi sangat penting & berguna baik dalam persiapan prapertandingan maupun proses pengambilan keputusan selama laga," mengatakan Collina.
"Dalam insiden offside, keputusan dibuat setelah menganalisis tidak cuma posisi pemain tetapi juga keterlibatan mereka dalam pergerakan."
"Teknologi saat ini atau nanti dapat menarik garis tetapi evaluasi yg mempengaruhi pertandingan atau lawan tetap berada di tangan wasit."
Baca juga: FIFA jamin siapa pun boleh datangi Piala Dunia Qatar
Berita diatas dikutip dari internet, jika FIFA uji coba teknologi offside semiotomatis pada Piala Arab adalah spam, mohon beritahu kami.