• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Fermi paradox Teory

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. arcala
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

arcala

IndoForum Beginner A
No. Urut
89881
Sejak
20 Jan 2010
Pesan
1.120
Nilai reaksi
71
Poin
48
Pertanyaan yang slalu tersibak dalam benak, apakah dari triliunan benda angkasa yang bertebaran dijagad raya ini hanya bumikah yang terhuni oleh makhluk manusia seperti saya ini (kita kita) ???, ataukah diujung langit diluar sana juga terdapat jutaan planet atau paling tidak ada tempat berteduh yang sama dengan bumi tercinta ini, planet semisal bumi???, apa yang tersirat dalam ayat diatas makhluk melata yang hidup dilangit dan dibumi dan diatara keduanya???Adakah kalian yang interset dengan pembahasan ini??

Masihkan ada yang tertarik dengan topic makhluk cerdas dari luar bumi, sebut saja alien..

Ngomong ngomong artikel pencarian kehidupan diluar bumi pernah aku angkat satu persatu meskipun cukup panjang, tapi bagian kalian yang tertarik silahkan dibaca lagi…okeee

extraterrestrials life selalu menarik untuk dibahas dan diperbincangkan. Seperti pada artikel berseri "adakah kehidupan diluar bumi", kemungkinan mengenai ada tidaknya kehidupan makhluk cerdas diluar bumi (alien) masih merupakan suatu tanda tanya besar. walaupun boleh dikatakan kita memiliki teknologi yang cukup untuk melacak keberadaan mereka, namun dalam kenyataannya hal itu masih sangat sulit untuk dilakukan. Berdasarkan data yang saya peroleh galaksi Bima Sakti diperkirakan memiliki 400 miliyar bintang!!. Jika salah satu diantaranya memiliki planet dan berkembang kehidupan cerdas disana, maka akan terdapat jutaan kehidupan cerdas di Jagad Raya ini.

universe12121_betamedia.jpg


Fermi paradox menjadi pertentangan yang nyata menyangkut kemungkinan adanya peradaban extraterrestrial dengan ketidakadaan bukti yang kuat untuk mendukung pernyataan tersebut. Musim panas di tahun 1950, Fisikawan ternama, Enrico Fermi pernah berdiskusi dengan beberapa rekannya mengenai topik peradaban cerdas di Bima Sakti pada saat santap siang di Laboratorium Los Almost. Enrico Fermi bertanya mengenai kemungkinan adanya peradaban cerdas selain kita yang berkembang di galaksi ini kepada tiga orang rekannya. Pertanyaan Fermi menyangkut peradaban alien tentunya sama dengan beberapa pertanyaan yang umum dilontarkan sebagian orang, yaitu mengapa tidak ada bukti yang kuat mengenai keberadaan mereka apabila Alien benar-benar eksis dan pernah mengunjungi planet ini? Mengapa mereka tidak pernah sekalipun mengirimkan sinyal-sinyal transmisi radio kepada kita untuk sekedar menyapa, "ya, kami memang ada". Suatu pengujian yang lebih terperinci menyangkut implikasi dari topik dan pertanyaan tersebut diuraikan pada suatu catatan Michael H. Hart di tahun 1975 yang kemudian sering disebut sebagai Fermi-Hart Paradox.

kembali lagi kita ketahui siapa Bima Sakti itu…kita tahu dengan meninjau usia Galaksi Bima Sakti yang diperkirakan berusia 13,2 miliar tahun, Fermi memberikan pendapatnya mengenai kemungkinan adanya kehidupan cerdas yang mampu mengembangkan teknologi di Bima Sakti. Jika kemungkinan terdapat planet dengan struktur mirip bumi dimana disana berkembang kehidupan tingkat tinggi, tentunya akan terdapat banyak kehidupan seperti kita di Galaksi ini. Sebagai gambarannya, beberapa ahli dan penulis nonfiksi ilmiah telah banyak yang mencoba untuk menaksirkan seberapa cepat peradaban-peradaban cerdas berkembang ke penjuru galaksi. Seperti yang diuraikan oleh Dading H. Nugroho, M.Si pada artikelnya disalah satu surat kabar, Jika kita anggap jarak antarbintang atau koloni sebesar 10 tahun cahaya Pesawat penjelajah yang digunakan memiliki kecepatan 0,1 kali kecepatan cahaya dan waktu yang dibutuhkan untuk membangun sebuah koloni serta menyiapkan keberangkatan ke tempat tujuan selanjutnya, katakanlah, sekitar 5000 tahun.

Artinya, kecepatan pembentukan koloni adalah sebesar 0,002 tahun cahaya per tahunnya. Dengan mengetahui garis tengah galaksi Bima Sakti sebesar 100.000 tahun cahaya, maka waktu yang dibutuhkan untuk membentuk koloni di Bima Sakti hanya 50 juta tahun. Untuk standar (kita) manusia, interval waktu ini tentu saja sangat panjang. Tetapi, dalam skala waktu geologi maupun kosmos (usia alam semesta 13,7 miliar tahun), interval waktu tersebut singkat sekali. Bila demikian, mengapa sulit bagi kita menemukan teman kita di salah satu sudut galaksi?

Banyak usaha telah dilakukan untuk mengembangkan teori ilmiah dan model kehidupan extraterrestrial sebagai pendekatan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang terangkum didalam Fermi-Hart Paradox. Pemecahan fermi paradox dibagi dalam tiga bagian, yang pertama ialah pendapat yang mengatakan bahwa alien sudah berada di Bumi. Pendapat ini didasari oleh banyaknya dokumentasi mengenai bukti-bukti yang diambil oleh para saksi mengenai kehadiran Alien di Bumi. Banyak beredar foto-foto dan video yang menegaskan mengenai kehadiran mereka, namun sayang bukti-bukti ini tidak cukup kuat membuktikan kebenaran akan keberadaan alien. Pendapat kedua mengatakan bahwa Alien itu ada, namun mereka belum dapat melakukan kontak dengan kita. Dikatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini seperti terlalu jauh dan lamanya waktu yang dibutuhkan oleh peradaban lain untuk mencapai bumi, dsb. Kemungkinan yang ketiga ialah tidak ada keingin tahuan dari para alien untuk mencari tahu peradaban lain diluar territory-nya.


sebagai tambahan biar kalian ga bingung :

- kecepatan cahaya sebesar 300.000 kilometer perdetik!.
- 1 tahun cahaya setara dengan jarak sejauh sekitar 9,5 triliun kilometer.


Sumber :

*Dading H. Nugroho, M.Si, Mencari Keberadaan Alien
*Elie Crystal, Fermi Paradox
 
Kalo ngebicarain luar angkasa emang paling rumit, soalnya buat ngejelajah luar agkasa sulit banget....
Kalo gw rasa sih mustahil manusia bisa menjelajah luar angkasa....
 
saya masih belom ngerti dimana letak paradox nya /hmm
 
Q percaya sama yang namanya alien ;), perhitungan yang ada itu kan cuma sebatas perhitungan manusia semata :D. Kalau mereka memang lebih cerdas pasti mereka memiliki cara dan perhitungan yang luar biasa...
 
saya adalah orang yang tidak terlalu mempercayai alien :D
baik di tilik dari segi ilmiah, logika, maupun keyakinan.
saya takut membahasnya disini..
V
V
V
V
tar bisa jadi flaming ;))
 
^
Saya juga ga percaya ada alien yg sampai ke bumi dan "katanya" mengamati manusia secara diam2...
yg saya percaya "ada kehidupan di luar bumi"

Q percaya sama yang namanya alien ;), perhitungan yang ada itu kan cuma sebatas perhitungan manusia semata :D. Kalau mereka memang lebih cerdas pasti mereka memiliki cara dan perhitungan yang luar biasa...

Yg namanya perhitungan bisa beda sejauh mana sih, kan ini sama2 di alam..
trus materi2 pembentuk alam semesta kan ya unsur2 yg terdapat di bumi juga....
 
hmmm....... klo alien masih blom percaya sebab ternyata piring terbang itu ternyata punya manusia bumi, penemunya orang jerman coba aj search pakai search engine haunebu pasti jelaslah........dan sy masih menunggu fakta2 alien lainnya krn kmrn ada yg bilang banyak yg hoax..........masih bisa dipercaya????
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.