Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Semua pada dagang, trus yg beli sapa dah?
Kalimat itu dapat benar, dapat juga terbantahkan. Melihat kondisi indonesia saat ini, khususnya makin banyak "korban" PHK, otomatis terjadi penumpukan masyarakat usia produktif di wilayah rural & sub-urban, maka muncul berbagai kreatifitas kawula muda tersebut untuk terus menghasilkan uang.
Yang punya keahlian memasak, mereka berkreasi makanan & minuman sistem DO, pesanan masuk-poduksi-antar-bayar. Media promosi biasanya mengpakai sosmed facebook.
Begitu juga yg punya keahlian cuap2. Mereka biasanya menerapkan bisnis palugada, apa aja dijual asal ada cuan. Mau pete jengkol, mau hape bekas, mau barang antik, mereka ga pilih2. Tipe2 seperti ini ane yakin punya tingkat kecerdasan tinggi, mereka sangat cepat memahami berbagai macam barang baru yg akan dijual.
Yang punya mental lebih, mereka langsung olah TKP gan, modal motor sama keranjang, mereka akan jualan keliling, barang yg lagi hits pasti mereka jual2in. Musim mangga jadi kang mangga keliling, begitu juga kalo musim yg lain.
Oke, sekarang kira2 apa plus minusnya gansis?
Menurut ane plusnya ya mereka jadi punya penghasilan. Sedangkan minusnya menurut ane persaingan jadi semakin ketat & efeknya bakalan menurunkan omset pedagang lain. Memang betul, rejeki udah ada yg atur, yg penting masih ikutin aturan lapangan, insyaalloh ga ada pihak yg dirugikan banget.
Mungkin itu gansis, refleksi kehidupan di tempat ane sekarang. Bagi yg punya pandangan di daerah gansis masing2, boleh berbagi. Siapa tau menginspirasi.
Sumber: opini pribadi
Image source: content://com.android.chrome.FileProvider/images/screenshot/1604930424106247215996.jpg Hari ini 21:12
Kalimat itu dapat benar, dapat juga terbantahkan. Melihat kondisi indonesia saat ini, khususnya makin banyak "korban" PHK, otomatis terjadi penumpukan masyarakat usia produktif di wilayah rural & sub-urban, maka muncul berbagai kreatifitas kawula muda tersebut untuk terus menghasilkan uang.
Yang punya keahlian memasak, mereka berkreasi makanan & minuman sistem DO, pesanan masuk-poduksi-antar-bayar. Media promosi biasanya mengpakai sosmed facebook.
Begitu juga yg punya keahlian cuap2. Mereka biasanya menerapkan bisnis palugada, apa aja dijual asal ada cuan. Mau pete jengkol, mau hape bekas, mau barang antik, mereka ga pilih2. Tipe2 seperti ini ane yakin punya tingkat kecerdasan tinggi, mereka sangat cepat memahami berbagai macam barang baru yg akan dijual.
Yang punya mental lebih, mereka langsung olah TKP gan, modal motor sama keranjang, mereka akan jualan keliling, barang yg lagi hits pasti mereka jual2in. Musim mangga jadi kang mangga keliling, begitu juga kalo musim yg lain.
Oke, sekarang kira2 apa plus minusnya gansis?
Menurut ane plusnya ya mereka jadi punya penghasilan. Sedangkan minusnya menurut ane persaingan jadi semakin ketat & efeknya bakalan menurunkan omset pedagang lain. Memang betul, rejeki udah ada yg atur, yg penting masih ikutin aturan lapangan, insyaalloh ga ada pihak yg dirugikan banget.
Mungkin itu gansis, refleksi kehidupan di tempat ane sekarang. Bagi yg punya pandangan di daerah gansis masing2, boleh berbagi. Siapa tau menginspirasi.
Sumber: opini pribadi
Image source: content://com.android.chrome.FileProvider/images/screenshot/1604930424106247215996.jpg Hari ini 21:12