Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hi agans & agans wati IFers, tidak terasa bulan Agustus hampir berakhir.
Pada kesempatan kali ini, Ane harap menciptakan thread sederhana yg berkaitan dengan isu sosial yg sebenarnya sudah lama mengakar, namun Ane baru menyorotinya belakangan ini.
Baiklah Ane mulai,
Beberapa waktu sebelumnya Ane lewatin area jakpus & sekitarnya, melihat pemandangan para manusia silver di area lampu merah.
Yap, manusia silver,
Bukan manusia millenium ya. Melainkan, sepertinya Ane udah pernah liat yg model beginian di kota tua deh,
Seperti ini penampakan manusia silver di kotu.
Namun, beda gans, kalau kita lihat manusia patung yg ada di kotu, mereka lebih menonjolkan sisi seni, seperti menyamar jadi pahlawan Indonesia, cosplay jadi pak tani, dll.
Cara bekerja mereka yaitu dengan cara mematung/ berdiri, memberikan beberapa gesture & memainkan atributnya, atau foto bareng pengunjung, menurut ane usaha yg mereka lakukan sangat wajar kalau mereka memang seniman patung karena sangat menghibur para pengunjung,
Namun, kalau kita bandingkan dengan foto di bawah ini,
Manusia silver ini terlihat mirip dengan foto-foto sebelumnya, namun bedanya, mereka mengpakai atribut yg ala kadarnya, & dapat dibilang membahayakan kalau mereka terus mengpakainya,
Dilansir di beberapa media yg saya baca,
Bahan yg mereka pakai dengan modal uang 30k :
1. Cat sablon
2. Minyak goreng
3. Sabun cuci piring
Pekerjaan mereka pun, kebanyakan pasif, tidak seperti seniman patung silver yg ada di kotu,
Pekerjaan mereka mulai dari dalih sebagai dana bantuan atau cuma untuk meminta-minta. Namun pekerjaan ini sangat berisiko kalau dilakukan terus-menerus gans, misalnya kanker kulit.
Bahkan, fenomena manusia silver ini sering jadi buronan para pol pp, yg merazia mereka,
Namun, masih ada saja keberadaan mereka yg nekat mengerjakannya, cuma untuk demi sesuap nasi.
Nah, bagaimana menurut para agans & aganswati sekalian? Tentang fenomena ini?
NB : maaf kalau tulisan ane berantakan, masih dalam proses belajar menulis ( newbie )
Akhir kata, Ane ucapkan terimakasih. Hari ini 18:23
Pada kesempatan kali ini, Ane harap menciptakan thread sederhana yg berkaitan dengan isu sosial yg sebenarnya sudah lama mengakar, namun Ane baru menyorotinya belakangan ini.
Baiklah Ane mulai,
Beberapa waktu sebelumnya Ane lewatin area jakpus & sekitarnya, melihat pemandangan para manusia silver di area lampu merah.
Yap, manusia silver,
Bukan manusia millenium ya. Melainkan, sepertinya Ane udah pernah liat yg model beginian di kota tua deh,
Seperti ini penampakan manusia silver di kotu.
Namun, beda gans, kalau kita lihat manusia patung yg ada di kotu, mereka lebih menonjolkan sisi seni, seperti menyamar jadi pahlawan Indonesia, cosplay jadi pak tani, dll.
Cara bekerja mereka yaitu dengan cara mematung/ berdiri, memberikan beberapa gesture & memainkan atributnya, atau foto bareng pengunjung, menurut ane usaha yg mereka lakukan sangat wajar kalau mereka memang seniman patung karena sangat menghibur para pengunjung,
Namun, kalau kita bandingkan dengan foto di bawah ini,
Manusia silver ini terlihat mirip dengan foto-foto sebelumnya, namun bedanya, mereka mengpakai atribut yg ala kadarnya, & dapat dibilang membahayakan kalau mereka terus mengpakainya,
Dilansir di beberapa media yg saya baca,
Bahan yg mereka pakai dengan modal uang 30k :
1. Cat sablon
2. Minyak goreng
3. Sabun cuci piring
Pekerjaan mereka pun, kebanyakan pasif, tidak seperti seniman patung silver yg ada di kotu,
Pekerjaan mereka mulai dari dalih sebagai dana bantuan atau cuma untuk meminta-minta. Namun pekerjaan ini sangat berisiko kalau dilakukan terus-menerus gans, misalnya kanker kulit.
Bahkan, fenomena manusia silver ini sering jadi buronan para pol pp, yg merazia mereka,
Namun, masih ada saja keberadaan mereka yg nekat mengerjakannya, cuma untuk demi sesuap nasi.
Nah, bagaimana menurut para agans & aganswati sekalian? Tentang fenomena ini?
NB : maaf kalau tulisan ane berantakan, masih dalam proses belajar menulis ( newbie )
Akhir kata, Ane ucapkan terimakasih. Hari ini 18:23