• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Halo agan & aganwati yg sedang meng-scroll hp
emoticon-Betty



Awal 2013 hingga 2015 kita sangat tidak asing dengan munculnya fenomena "Cabe-cabean", yaitu biasa nya cewek-cewek tanggung (abg) yg berkelakuan centil yg agak menciptakan kita merasa ya... jijique
emoticon-Betty
Mereka biasanya ditandai dengan celana pendek, muka & leher beda warna, jalan-jalan keliling-keliling kota bonceng 2 3 4, & kelakuan-kelakuan puber lainnya.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"


Namun seiring berjalannya waktu & teknologi (jiah), entah kenapa fenomena "Cabe-cabean" ini seakan redup & hilang. Dijalan-jalan terlihat biasa-biasa aja, jarang kita berjumpa cewek abg dengan spesifikasi cabe-cabean berkeliaran, berbeda dengan beberapa tahun yg lalu. Tapi apakah yg mendasari hilangnya mereka dari peredaran muka bumi ini? Berikut analisa saya pribadi
emoticon-Hammer2



Quote:
1. Tidak ada generasi penerus.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"


Kemungkinan yg terjadi para Cabe jaman dulu udah akbar sekarang, udah pada tobat, & bagusnya generasi penerusnya tidak ter-kontaminasi & mengikuti senior-seniornya. Nah hal ini yg menciptakan terputusnya generasi Cabe & perlahan-lahan hilang sendiri. Meskipun kadang masih ada juga jumpa dijalan 1 atau 2 orang yg masih seperti ini sih.​




Quote:
2. Pandemi Covid-19.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"


Salah satu pemutus rantai fenomena ini mungkin covid-19 sedikit berjasa. Karena berkurangnya aktivitas dijalanan karena peraturan pemerintah, sehingga cewek-cewek kehilangan aksi mereka untuk turun kejalan. Tahun 2020 misalnya, saat masih panas-panasnya penyebaran Covid-19. Kemungkinan para "Cabe-cabean" ini mencari hobi yg baru
emoticon-Leh Uga




Quote:
3. Adanya platform lain.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"


Nah kebetulan teknologi sudah canggih, rata-rata orang sekarang minimal udah punya android sendiri. Dengan bermacam-macamnya media sosial & juga aplikasi-aplikasi editing video, sekarang para abg-abg punya jalur mereka untuk eksis ditempat yg baru. Kalo dulu naik motor dengan pakaian minim, sekarang ya sama aja pakaian minim nya, cuma sekarang berjoget-joget depan kamera
emoticon-Betty
Kadang ada yg live juga, pasti cowok-cowok mah pada nonton, di aplikasi bego live khan
emoticon-Ngakak
Kalo dulu pake bedak tebal, sekarang pake filter. Intinya sebenarnya mereka masih ada, cuma beda hobi
emoticon-Leh Uga




Quote:
4. Jual beli online mudah.

Salah satu juga hilangnya fenomena ini adalah kemungkinan akses ke pakaian yg lebih trend & juga murah sekarang lebih mudah. Kalo dulu mungkin mereka seperti itu karena merasa dapat menarik perhatian lawan tipe dengan celana pendek & baju kaos oblong. Tapi dengan maraknya trend berpakaian & mudahnya bertransaksi jual-beli online, kemungkinan mereka udah meninggalkan hal yg seperti itu & upgrade ke level yg baru. Contohnya kek digambar dibawah ini, sering nih saya ketemu yg trend nya celana ini sekarang dijalan.

Fenomena Hilangnya "Cabe-cabean"




Oke kelihatan nya segitu aja kita mengenang momen "Cabe-cabean" yg sempat jadi trend di tahun 2015an. Semoga kedepannya para anak muda sudah pintar dalam memilih trend apapun & kurang-kurangi joget & live yg ehem
emoticon-Betty



Oke sekian & terima kasih.


Sumber : google image & analisis pribadi​

Hari ini 15:43
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.