Sejumlah petenis unggulan memulai perjuangannya di Shanghai Masters dengan mulus. Tiga unggulan teratas, Roger Federer, Novak Djokovic dan Andy Murray dengan mudah menembus babak ketiga.
Sebagai unggulan pertama, Federer baru mengawali aksinya di babak kedua. Maestro Swiss ini ditantang petenis kualifikasi Lu Yen-Hsun, di lapangan utama Rabu (10/1/2012).
Unggul segala-galanya dari sang lawan, Federer tidak kesulitan membungkam Lu dan memetik kemenangan dua set langsung 6-3 dan 7-5. Di babak ketiga nanti, Federer akan berhadapan dengan rekan duetnya di Tim Davis Swiss, Stanislas Wawrinka.
Ada yang beda dalam penampilan Federer di laga kali ini. Bukan karena gaya berpakaian atau rambutnya, melainkan kehadiran bodyguard yang terus mengawali mulai dari persiapan hingga akhir pertandingan. Hal ini dilakukan menyusul ancaman pembunuhan yang diterima jelang turnamen.
“Saya baik-baik saja. Mungkin itu hanya tindakan pencegahan. Saya melihat satu bodyguard di luar lapangan. Saya merasa, mereka ada di sekeliling saya. Saya akan didampingi bodyguard setiap kali bermain di lapangan utama, yang mana itu adalah normal,” ujar petenis nomor satu dunia itu dikutip FoxNews.
“Setelah pertandingan di mulai, saya tidak memikirkan hal itu (ancaman pembunuhan) lagi,” sambungnya.
http://www.iyaa.com/olahraga/raket/2169779_1407.html
Sebagai unggulan pertama, Federer baru mengawali aksinya di babak kedua. Maestro Swiss ini ditantang petenis kualifikasi Lu Yen-Hsun, di lapangan utama Rabu (10/1/2012).
Unggul segala-galanya dari sang lawan, Federer tidak kesulitan membungkam Lu dan memetik kemenangan dua set langsung 6-3 dan 7-5. Di babak ketiga nanti, Federer akan berhadapan dengan rekan duetnya di Tim Davis Swiss, Stanislas Wawrinka.
Ada yang beda dalam penampilan Federer di laga kali ini. Bukan karena gaya berpakaian atau rambutnya, melainkan kehadiran bodyguard yang terus mengawali mulai dari persiapan hingga akhir pertandingan. Hal ini dilakukan menyusul ancaman pembunuhan yang diterima jelang turnamen.
“Saya baik-baik saja. Mungkin itu hanya tindakan pencegahan. Saya melihat satu bodyguard di luar lapangan. Saya merasa, mereka ada di sekeliling saya. Saya akan didampingi bodyguard setiap kali bermain di lapangan utama, yang mana itu adalah normal,” ujar petenis nomor satu dunia itu dikutip FoxNews.
“Setelah pertandingan di mulai, saya tidak memikirkan hal itu (ancaman pembunuhan) lagi,” sambungnya.
http://www.iyaa.com/olahraga/raket/2169779_1407.html