Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.208
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita FAM beri respon mengenai putusan CAS.
Ilustrasi - Petugas berjaga di dekat logo Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) di kantor pusat di Petaling Jaya, Malaysia, Rabu (28/1/2026). ANTARA FOTO/REUTERS/Hasnoor Hussain/agr
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memberikan respon mengenai putusan Pengadilan Arbitase Olahraga (CAS) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi mereka.
Dikutip dari laman resmi, Jumat, FAM menghormati yurisdiksi CAS, tetapi mereka berpendapat bahwa sanksi yg dijatuhkan tampak tidak proporsional, khususnya kalau dibandingkan dengan kasus serupa yg sebelumnya diputuskan oleh CAS.
FAM menilai keputusan ini sangat mengecewakan bagi para pemain karena mereka tidak terlibat dalam proses administrasi & tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal administratif.
FAM memiliki pandangan bahwa ketujuh pemain tersebut adalah warga negara Malaysia yg sah sudah diberikan kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan hukum Malaysia.
Dalam putusannya, CAS menetapkan para pemain tersebut cuma akan menjalani larangan bermain selama 12 bulan, bukan larangan dari seluruh aktivitas sepak bola.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis, CAS menyebut bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen kelayakan tetap terbukti, tetapi sanksi yg dijatuhkan dianggap cukup bila cuma berupa larangan tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan.
Sebelumnya, pada September tahun lalu, FIFA menjatuhkan sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola kepada tujuh pemain tersebut setelah menemukan adanya pemalsuan dokumen supaya mereka dapat membela Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam pada Juni tahun lalu.
Salah satu pemain yg terkena sanksi adalah Facundo Garces dari klub LaLiga, Deportivo Alaves. Enam pemain lainnya yakni Gabriel Arrocha (Unionistas de Salamanca), Rodrigo Holgado (America de Cali), Imanol Machuca (Velez Sarsfield), serta tiga pemain Johor Darul Ta'zim yaitu Joao Figueiredo, Jon Irazabal, & Hector Hevel.
Meski meringankan sanksi bagi para pemain, CAS tidak mengubah denda yg dijatuhkan FIFA sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp7,61 miliar) kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Berita diatas dikutip dari internet, jika FAM beri respon mengenai putusan CAS adalah spam, mohon beritahu kami.
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memberikan respon mengenai putusan Pengadilan Arbitase Olahraga (CAS) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi mereka.
Dikutip dari laman resmi, Jumat, FAM menghormati yurisdiksi CAS, tetapi mereka berpendapat bahwa sanksi yg dijatuhkan tampak tidak proporsional, khususnya kalau dibandingkan dengan kasus serupa yg sebelumnya diputuskan oleh CAS.
FAM menilai keputusan ini sangat mengecewakan bagi para pemain karena mereka tidak terlibat dalam proses administrasi & tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal administratif.
FAM memiliki pandangan bahwa ketujuh pemain tersebut adalah warga negara Malaysia yg sah sudah diberikan kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan hukum Malaysia.
Dalam putusannya, CAS menetapkan para pemain tersebut cuma akan menjalani larangan bermain selama 12 bulan, bukan larangan dari seluruh aktivitas sepak bola.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis, CAS menyebut bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen kelayakan tetap terbukti, tetapi sanksi yg dijatuhkan dianggap cukup bila cuma berupa larangan tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan.
Sebelumnya, pada September tahun lalu, FIFA menjatuhkan sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola kepada tujuh pemain tersebut setelah menemukan adanya pemalsuan dokumen supaya mereka dapat membela Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam pada Juni tahun lalu.
Salah satu pemain yg terkena sanksi adalah Facundo Garces dari klub LaLiga, Deportivo Alaves. Enam pemain lainnya yakni Gabriel Arrocha (Unionistas de Salamanca), Rodrigo Holgado (America de Cali), Imanol Machuca (Velez Sarsfield), serta tiga pemain Johor Darul Ta'zim yaitu Joao Figueiredo, Jon Irazabal, & Hector Hevel.
Meski meringankan sanksi bagi para pemain, CAS tidak mengubah denda yg dijatuhkan FIFA sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp7,61 miliar) kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Berita diatas dikutip dari internet, jika FAM beri respon mengenai putusan CAS adalah spam, mohon beritahu kami.