• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Fahri Skroepp, Bocil Sadboy Yang Ternyata Memiliki Trauma

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Fahri Skroepp, Bocil Sadboy Yang Ternyata Memiliki Trauma


Siapa yg tidak kenal dengan Fahri Skroepp. Bagi agan agan semua yg aktif di facebook pasti kenal dengan bocil sadboy satu ini. Namanya diketahui karena sering memposting status status galau difacebook. Tak banyak orang tahu ternyata dibalik semua ini, Fahri Skroepp menyimpan trauma dimasa lalunya.

Kisah itu terungkap ketika salah salah satu acara tv swasta menayangkan Fahri Skroepp. Waktu itu ada salah satu scene yg menyuruh fahri membaca, namun Fahri mengatakan bahwa dia tidak dapat membaca. Alasan Fahri tidak dapat membaca karena dia tidak tamat sekolah. Ketika ditanya, kenapa tidak tamat sekolah? Fahri menjawab ia takut dengan sekolah, karena dulu pernah difitnah oleh teman-temannya.

Terungkap juga ternyata yg menciptakan kata-kata tersebut adalah kakaknya. Kakaknya seringkali memakai foto fahri & diberi caption galau. Bocil berusia 12 tahun ini mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan ketika dia duduk di kelas 2 SD. Fahri dituduh sudah mengambil dompet temannya, tuduhan itu tidak benar. Kejadian tersebut menciptakan Fahri untuk bersekolah lagi, menurutnya sekolah merupakan tempat yg mengerikan.

Ternyata kasus bullying yg dilakukan oleh teman di sekolah memiliki akibat yg akbar bagi kesehatan mental anak. Menurut Riana selaku psikolog mengemukakan akibat dari bullying, yaitu :

1) Anak mengalami gangguan kesehatan mental & yg lebih parahnya dapat berujung stres & depresi.

2) Adanya keharapan anak untuk mengakhiri hidupnyan. Dampak ini dinilai cukup ekstrim ketika sudah terkena psikis maka akan sulit untuk anak korban bullying melupakan masa lalu yg buruk.

3) Anak merasa tidak berharga sehingga mempengaruhi kemampuan sosial emosional bahkan prestasi akademiknya.

4) Anak mengalami kesulitan dalam memahami jati diri & sering mengalami kecemasab kepada dirinya sendiri.

5) Anak akan menarik diri dari lingkungannya karena takut kejadian yg tidak menyenangkan akan terjadi lagi.

Begitu bahayanya akibat bullying bagi kehidupan anak. Disini peran orang tua & guru sangat dibutuhkan supaya anak tidak jadi korban maupun pelaku. Ayo STOP BULLYING


sumber : https://www.google.com/amp/s/m.liput...kibat-difitnah
https://www.kompas.com/edu/read/2021...a?amp=1&page=2 Hari ini 17:54
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.