Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.425
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita FA ajak suporter hormati pemain Inggris lakoni aksi berlutut.
Pemain timnas Inggris Mason Mount berlutut untuk mendukung gerakan Black Lives Matter sebelum laga kualifikasi Piala Dunia Grup I antara Inggris melawan San Marino di Stadion Wembley, London, Inggris. (ANTARA/Pool via Reuters/Adam Davy)
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi sepak bola Inggris, FA, mengajak para suporternya untuk menghormati para pemain regu nasional mereka yg akan melakoni aksi berlutut menyoroti diskriminasi & ketidakadilan rasial jelang tiap sepak mula semua laga Euro 2020.
Aksi itu jelas akan dilakukan para pemain Inggris sebelum sepak mula laga pembuka Grup D melawan Kroasia di Stadion Wembley, London, Minggu malam nanti.
Gestur serupa dilakukan para pemain Inggris dalam dua pertandingan pemanasan jelang Euro 2020 melawan Austria & Rumania di Stadion Riverside, Middlesbrough, pekan lalu, tetapi direspon dengan cemoohan segelintir suporter.
Baca juga: Southgate tegaskan komitmen Inggris lanjutkan kampanye anti-rasisme
"Mereka mengerjakan ini sebagai prosedur protes damai kepada diskriminasi, ketidakadilan & ketimpangan," tulis FA dalam laman resmi mereka, Minggu dini hari WIB.
"Secara personal ini sangat penting bagi para pemain & nilai-nilai yg diwakili secara bersama oleh regu ini.
"Gestur persatuan untuk melawan ketimpangan dapat dilacak hingga zaman ke-18. Ini bukan sesuatu yg baru, & sepak bola Inggris secara jelas menyatakan bahwa ini bukan dukungan kepada organisasi politik mana pun.
"Kami mengajak bagi Anda yg tidak setuju dengan aksi ini untuk bercermin atas pesan yg Anda hinggakan kepada para pemain yg Anda dukung.
Baca juga: Gareth Southgate kritik penggemar yg hina pemain saat berlutut
Baca juga: Jangan ada rasisme di antara kita
"Tolong hormati permintaan mereka & ingatlah bahwa kita harus terus bersatu mengatasi diskriminasi. Bersama-sama.
"Mereka akan mengerjakan yg terbaik bagi Anda. Mohon Anda juga mengerjakan hal yg sama untuk mereka," begitu pernyataan FA.
Sejumlah pertandingan seperti Wales lawan Swiss juga diawali dengan gestur serupa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, pada Sabtu malam tadi.
Sedangkan di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, Rusia, cuma para pemain Denmark & wasit Antonio Miguel Lahoz yg mengerjakannya sedangkan Rusia tidak & suporter menyambutnya dengan cemooh yg bergemuruh.
Sementara itu, kapten Belanda Georginio Wijnaldum sudah menyatakan mereka tidak akan mengerjakan aksi berlutut & memiliki kanal lain dalam perjuangan melawan diskriminasi rasial.
Baca juga: Skuad Belanda tidak akan ikut-ikutan berlutut di laga pembuka
Baca juga: Cemoohan bergema saat Belgia berlutut jelang sepak mula lawan Rusia
Berita diatas dikutip dari internet, jika FA ajak suporter hormati pemain Inggris lakoni aksi berlutut adalah spam, mohon beritahu kami.
Pemain timnas Inggris Mason Mount berlutut untuk mendukung gerakan Black Lives Matter sebelum laga kualifikasi Piala Dunia Grup I antara Inggris melawan San Marino di Stadion Wembley, London, Inggris. (ANTARA/Pool via Reuters/Adam Davy)
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi sepak bola Inggris, FA, mengajak para suporternya untuk menghormati para pemain regu nasional mereka yg akan melakoni aksi berlutut menyoroti diskriminasi & ketidakadilan rasial jelang tiap sepak mula semua laga Euro 2020.
Aksi itu jelas akan dilakukan para pemain Inggris sebelum sepak mula laga pembuka Grup D melawan Kroasia di Stadion Wembley, London, Minggu malam nanti.
Gestur serupa dilakukan para pemain Inggris dalam dua pertandingan pemanasan jelang Euro 2020 melawan Austria & Rumania di Stadion Riverside, Middlesbrough, pekan lalu, tetapi direspon dengan cemoohan segelintir suporter.
Baca juga: Southgate tegaskan komitmen Inggris lanjutkan kampanye anti-rasisme
"Mereka mengerjakan ini sebagai prosedur protes damai kepada diskriminasi, ketidakadilan & ketimpangan," tulis FA dalam laman resmi mereka, Minggu dini hari WIB.
"Secara personal ini sangat penting bagi para pemain & nilai-nilai yg diwakili secara bersama oleh regu ini.
"Gestur persatuan untuk melawan ketimpangan dapat dilacak hingga zaman ke-18. Ini bukan sesuatu yg baru, & sepak bola Inggris secara jelas menyatakan bahwa ini bukan dukungan kepada organisasi politik mana pun.
"Kami mengajak bagi Anda yg tidak setuju dengan aksi ini untuk bercermin atas pesan yg Anda hinggakan kepada para pemain yg Anda dukung.
Baca juga: Gareth Southgate kritik penggemar yg hina pemain saat berlutut
Baca juga: Jangan ada rasisme di antara kita
"Tolong hormati permintaan mereka & ingatlah bahwa kita harus terus bersatu mengatasi diskriminasi. Bersama-sama.
"Mereka akan mengerjakan yg terbaik bagi Anda. Mohon Anda juga mengerjakan hal yg sama untuk mereka," begitu pernyataan FA.
Sejumlah pertandingan seperti Wales lawan Swiss juga diawali dengan gestur serupa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, pada Sabtu malam tadi.
Sedangkan di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, Rusia, cuma para pemain Denmark & wasit Antonio Miguel Lahoz yg mengerjakannya sedangkan Rusia tidak & suporter menyambutnya dengan cemooh yg bergemuruh.
Sementara itu, kapten Belanda Georginio Wijnaldum sudah menyatakan mereka tidak akan mengerjakan aksi berlutut & memiliki kanal lain dalam perjuangan melawan diskriminasi rasial.
Baca juga: Skuad Belanda tidak akan ikut-ikutan berlutut di laga pembuka
Baca juga: Cemoohan bergema saat Belgia berlutut jelang sepak mula lawan Rusia
Berita diatas dikutip dari internet, jika FA ajak suporter hormati pemain Inggris lakoni aksi berlutut adalah spam, mohon beritahu kami.