yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Mata uang euro melemah terhadap sejumlah mata uang utama seiring dengan masih adanya kekhawatiran bahwa krisis utang di zona euro kian dalam.
Euro melemah 0,3 persen menjadi 1,2482 dollar AS pada Senin (11/6/2012) pukul 5 PM waktu New York. Sebelumnya, mata uang bersama 17 negara Eropa ini sempat menguat 1,2 persen menjadi 1,2671 dollar AS. Euro pun turun 0,3 persen menjadi 99,16 yen. Padahal euro sempat menguat 1,5 persen sebelumnya. Sementara itu, dollar AS juga merosot 0,1 persen menjadi 79,44 yen.
Euro sempat menguat sebelumnya, yakni mencapai posisi tertinggi dalam dua minggu, setelah Spanyol meminta danang talangan sebesar 100 miliar euro atau 126 miliar dollar AS untuk menyelamatkan sistem perbankannya. Namun, pelaku pasar meragukan hal tersebut bisa mengatasi krisis di zona euro.
"(Kami) memiliki banyak pertanyaan yang belum terjawab seputar paket bunk Spanyol dan pemilihan umum Yunani minggu ini, prognosis jangka pendek untuk euro tidak baik," sebut Richard Franulovich, Senior Currency Strategist Westpac Banking Corp. (WBC), di New York.
Euro melemah 0,3 persen menjadi 1,2482 dollar AS pada Senin (11/6/2012) pukul 5 PM waktu New York. Sebelumnya, mata uang bersama 17 negara Eropa ini sempat menguat 1,2 persen menjadi 1,2671 dollar AS. Euro pun turun 0,3 persen menjadi 99,16 yen. Padahal euro sempat menguat 1,5 persen sebelumnya. Sementara itu, dollar AS juga merosot 0,1 persen menjadi 79,44 yen.
Euro sempat menguat sebelumnya, yakni mencapai posisi tertinggi dalam dua minggu, setelah Spanyol meminta danang talangan sebesar 100 miliar euro atau 126 miliar dollar AS untuk menyelamatkan sistem perbankannya. Namun, pelaku pasar meragukan hal tersebut bisa mengatasi krisis di zona euro.
"(Kami) memiliki banyak pertanyaan yang belum terjawab seputar paket bunk Spanyol dan pemilihan umum Yunani minggu ini, prognosis jangka pendek untuk euro tidak baik," sebut Richard Franulovich, Senior Currency Strategist Westpac Banking Corp. (WBC), di New York.