• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Etika papasan mobil ditanjakan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Saat mengendarai mobil, tentu tidak jarang kita melewati jalan tanjakan maupun turunan, karena memang ragam jalan berbeda-beda, bahkan terdapat tipe mobil yg memang sangat tangguh segala medan,atau sekedar beberapa tanjakan maupun turunan saja, tidak seluruhnya medan terjal.

Melewati tanjakan jadi materi spesifik dalam ujian sim A, karena memang relatif sulit, dibutuhkan keterampilan & kejelian, bahkan penguasaan kepada mobil yg dikendarai, berikut inimari kita bahas, etika saat mobil berpapasan di jalan tanjakan.

Dahulukan mobil menanjak
Berbeda saat seseorang turun dari lift, yg turun yg harus didahulukan, setelah itu yg akan masuk lift baru boleh memasuki liftnya, dalam keadaan berkendara seperti ini, Undang-Undang mengatur,agar saat berpapasan dengan mobil yg menanjak, sebaiknya mendahulukannya.

Penjelasan mengenai hal tersebut sudah tertuang dalam Pasal 111 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan, yg berbunyi: Pada jalan yg menanjak atau menurun yg tidak memungkinkan bagi Kendaraan untuk saling berpapasan, pengemudi kendaraan yg arahnya menurun wajib memberi kesempatan jalan kepada kendaraan yang mendaki.

Tentunya dalam mengendarai kendaraan, dalam hal ini mobil, tidak cuma persoalan teknis saja, tetapi harus mengenali lingkungan sekitar, seperti pencerahan keselamatan, kepekaan pengguna jalan lain, yg pastinya tata krama berkendara.

Mengapa begitu ?
Umumnya saat menanjak kendaraan tengah berusaha lebih untuk bergerak, dari sisi pengemudi tentunya soal konsentrasi dalam mengendalikan kendaraannya, atau dapat memberi isyarat untuk siapa yg lebih dulu lewat,meski pada praktek umumnya kendaraan lain yg kondisinya turun harus dapat menahan terlebih dahulu sambil menunggu kendaraan yg menanjak bergerak.

Berdasar pengalaman para pengendara profesional seperti supir, kendaraan yg menanjak membutuhkan usaha mesin yg lebih akbar apabila dibandingkan dengan kendaraan yang berusaha turun, yg biasanyacukup menahan dengan rem saja.

Berkaitan dengan pandangan, untuk mobil yg hendak turun pandangannya relatif lebih luas, pengemudi yg akan menanjak umumnya memiliki pandangan yg terbatas akibat adanya blind spot di atas tanjakan,sedangkan setiap pengemudi memang harus lebih konsentrasi ketika harap melewati jalan menanjak, juga dibutuhkan momentum yg pas supaya kendaraan tidak berhenti ditengah tanjakan.

Fokus dalam berkendara merupakan suatu keharusan, supaya tetap kondusif & selamat, untuk diri sendiri, penumpang & pengendara lain, karena keselamatan adalah yg utama, jangan mengendarai saat mengantuk,pastikan kondisi mobil dalam keadaan normal.

Jangan pernah lupakan mengecek kembali dokumen persyaratan berkendara, taati rambu lalu lintas, & jangan ragu untuk memilikiasuransi kendaraan, supaya apabila terjadi hal yg tidak diharapkan, menghindarkan anda dari kerugian finansial sebagai pemilik kendaraan.

Hari ini 20:50
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.