Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berkampanye selama satu bulan, kini saatnya bagi para pengurus partai politik untuk "membersihkan" spanduk-spanduk, serta materi kampanye lainnya, yang menghiasi wajah Indonesia semasa kampanye. Pasalnya, Indonesia memasuki masa tenang hingga hari pencontrengan pada tanggal 8 Juli mendatang.
Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, berjanji pihaknya akan melakukan kegiatan 'bersih-bersih' ini. "Spanduk-spanduk akan dibersihkan," ujarnya di penghujung orasi politiknya pada kampanye akbar SBY-Boediono, Sabtu (4/7) sore di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Selain itu, SBY juga memiliki sebuah pesan bagi para kader dan simpatisan yang hadir pada kampanye terakhirnya tersebut. "Banyak kampanye hitam. Mari kita bersabar dan jangan ikut-ikutan," ujarnya.
Mantan Menko Polkam pada era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri itu juga mengajak pendukungnya untuk mendoakan penyebar kampanye hitam tersebut agar diberikan hidayah.