setan_kesepian
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 16729
- Sejak
- 6 Jun 2007
- Pesan
- 613
- Nilai reaksi
- 82
- Poin
- 28
Sebagian besar negara Eropa memandang Amerika Serikat sebagai suatu ancaman terhadap stabilitas global daripada Iran dan Korea Utara sekaligus, menurut satu jajak pendapat yang diterbitkan di sini Senin (2/7). Hariss Interactive yang melakukan survei untuk the Financial Times menunjukkan, 32 persen dari sekitar 5.000 responden di lima negara Eropa - Inggeris, Perancis, Jerman, Italia dan Spanyol - memandang AS sebagai ancaman terbesar terhadap stabilitas keamanan.
China di peringkat berikutnya, berdasarkan 19 persen dari responden Eropa, kemudian menyusul Iran 17 persen, Irak 11 persen, Korea Utara sembilan persen dan Rusia lima persen. Financial Times mengatakan, penemuan berdasarkan jajak pendapat secara konsisten direfleksikan dalam jajak pendapat selama 11 bulan antara Juli 2006 sampai bulan lalu, sebagian besar responden menganggap AS sebagai ancaman dengan suara antara 28 persen sampai 38 persen.
Sebaliknya, seperempat dari responden Amerika menganggap Korea Utara sebagai ancaman terbesar, disusul kemudian oleh Iran 23 persen, China 20 persen, dan AS sendiri 11 persen. Lebih 1.000 orang ikut ambil bagian dalam survei secara online ini, di tiap negara dari enam negara tersebut setiap bulannya antara Juli 2006 sampai bulan lalu oleh Harris Interactive.
China di peringkat berikutnya, berdasarkan 19 persen dari responden Eropa, kemudian menyusul Iran 17 persen, Irak 11 persen, Korea Utara sembilan persen dan Rusia lima persen. Financial Times mengatakan, penemuan berdasarkan jajak pendapat secara konsisten direfleksikan dalam jajak pendapat selama 11 bulan antara Juli 2006 sampai bulan lalu, sebagian besar responden menganggap AS sebagai ancaman dengan suara antara 28 persen sampai 38 persen.
Sebaliknya, seperempat dari responden Amerika menganggap Korea Utara sebagai ancaman terbesar, disusul kemudian oleh Iran 23 persen, China 20 persen, dan AS sendiri 11 persen. Lebih 1.000 orang ikut ambil bagian dalam survei secara online ini, di tiap negara dari enam negara tersebut setiap bulannya antara Juli 2006 sampai bulan lalu oleh Harris Interactive.